Nelayan Morotai Hilang Saat ke Rumpon, Pencarian Diperluas ke Bere-Bere

MALUTTIMES – Pencarian terhadap Kamaludin Bunga alias Fony (41), nelayan asal Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, yang hilang saat melaut ke rumpon, hingga Senin (21/9/2026) belum membuahkan hasil.

Kamaludin diketahui pergi melaut untuk memancing ikan tuna di kawasan rumpon sejak Rabu (16/9/2026). Namun, hingga enam hari berlalu, korban belum juga kembali ke rumah.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai dan masyarakat nelayan setempat terus melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan menggunakan sejumlah perahu fiber dengan menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir korban melaut. Namun, hingga Senin, keberadaan korban masih belum ditemukan.

Kepala BPBD Pulau Morotai, Alhadar Djaguna, mengatakan upaya pencarian masih terus dilakukan bersama Tim SAR gabungan dan masyarakat.

“Yang jelas sampai saat ini masih ada upaya pencarian. Tim SAR gabungan terus menyisir laut, tapi sampai sekarang hasilnya masih nihil,” kata Alhadar, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, proses pencarian menghadapi kendala kondisi cuaca laut yang cukup ekstrem. Kondisi tersebut membuat tim kesulitan menjangkau wilayah pencarian yang lebih luas.

Meski demikian, Pemda Pulau Morotai terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencarian.

Alhadar bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai, Muksin, serta Kepala Kesbangpol Morotai, Fahri Aziz, melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk mencari langkah yang lebih efektif dalam menghadapi kondisi cuaca.

“Hari ini kami telah melakukan upaya koordinasi dengan pihak TNI AL, dalam hal ini Lanal Morotai, dan Syahbandar Morotai untuk membantu Tim SAR dalam pencarian nelayan yang hilang,” ujarnya.

Selain itu, pos pencarian Tim SAR juga dipindahkan ke Desa Bere-Bere, Kecamatan Morotai Utara. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian dan memudahkan tim menjangkau titik koordinat yang berkaitan dengan keberadaan korban.

“Kami dari BPBD terus berkoordinasi dengan Angkatan Laut sampai Syahbandar untuk armadanya. Yang pasti, pemerintah daerah terus berkoordinasi supaya nelayan yang hilang ini cepat ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.

Hingga Senin (21/9/2026), Tim SAR gabungan bersama masyarakat masih terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan Morotai.

Pemerintah daerah juga mengharapkan dukungan seluruh pihak agar proses pencarian terhadap Kamaludin Bunga alias Fony dapat segera membuahkan hasil.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *