Wabup Rio Tutup Pesparawi Morotai, Ajak Masyarakat Sukseskan Morotai Festival 2026

MALUTTIMES – Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, resmi menutup kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang berlangsung di Gedung Okimene, Rabu (28/10/2026).

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai mengapresiasi panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan hingga menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Rio mengatakan Pesparawi bukan sekadar perlombaan paduan suara atau ajang untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga menjadi sarana membangun ketekunan, kerja sama, dan sikap saling menghargai di tengah perbedaan.

“Pesparawi bukan sekadar perlombaan paduan suara atau ajang untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi. Lebih dari itu, Pesparawi mengajarkan kita tentang ketekunan, kerja sama, serta pentingnya menghargai perbedaan,” ujarnya.

Menurutnya, untuk menghasilkan penampilan paduan suara yang baik, dibutuhkan proses latihan yang berkelanjutan, kedisiplinan, kesabaran, serta kerja sama dari setiap anggota.

Setiap orang memiliki suara dan peran masing-masing. Tidak semua suara harus menjadi yang paling menonjol, tetapi ketika dipadukan dengan baik, akan tercipta harmoni yang indah.

“Demikian pula dalam kehidupan bermasyarakat. Kita memiliki perbedaan latar belakang, pandangan, dan keyakinan. Namun, dengan saling menghormati, saling mendukung, dan bekerja bersama, kita dapat membangun Kabupaten Pulau Morotai yang damai, rukun, dan sejahtera,” ungkapnya.

Rio berharap seluruh peserta mengikuti Pesparawi dengan penuh sukacita, menjunjung tinggi sportivitas, serta menghormati keputusan dewan juri.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan antarsesama.

“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat persaudaraan. Junjung tinggi sportivitas dan hormati setiap keputusan dewan juri,” pesannya.

Lebih lanjut, Rio menyampaikan bahwa Pesparawi tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi bagian dari rangkaian Pra-Morotai Festival 2026.

Menurutnya, keterlibatan kegiatan seni, budaya, dan keagamaan dalam rangkaian festival menunjukkan bahwa keberagaman merupakan bagian penting dari identitas dan potensi daerah yang perlu terus dikembangkan.

“Pesparawi tahun ini juga memiliki makna tersendiri karena menjadi bagian dari Pra-Morotai Festival 2026. Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan budaya, seni, dan kehidupan keagamaan merupakan bagian penting dari identitas serta potensi daerah yang perlu terus kita kembangkan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Rio mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung serta menyukseskan pelaksanaan Morotai Festival 2026.

Ia menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan selama festival berlangsung.

“Mari kita menjadi tuan rumah yang baik, menjaga keamanan dan ketertiban, memelihara kebersihan lingkungan, serta menunjukkan bahwa Pulau Morotai adalah daerah yang ramah, damai, toleran, dan terbuka bagi siapa saja,” pungkasnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *