“Sebenarnya pihak puskesmas dan dokter juga menginginkan yang terbaik untuk anak ini, tetapi bapak tidak mau harus ada pembicaraan lebih lanjut. Saya juga baru tau kalau dari Kabid, kalau ada anak yang mengalami stunting ada disini, saya baru diarahkan kesini,” ujarnya.
Sekedar diketahui, setelah mendapat informasi bahwa ada balita yang menderita stunting berada di Desa Fogi, pihak Dinas Kesehatan Kepulauan Sula langsung mendatangi tempat tinggal pasien tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan lebih lanjut.(tem/red)












