MALUTTIMES – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai, Maria Sri Noviena, mengimbau seluruh pelaku usaha, mulai dari hotel, penginapan, restoran, rumah makan hingga jasa transportasi, agar tidak menaikkan tarif secara berlebihan selama pelaksanaan Morotai Festival 2026.
Imbauan tersebut disampaikan untuk menjaga kenyamanan wisatawan, tamu undangan, dan masyarakat yang akan menghadiri festival yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
“Jangan memanfaatkan momen festival dengan menaikkan tarif secara berlebihan. Kenyamanan dan kepuasan tamu adalah prioritas utama,” kata Maria, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, menjaga kewajaran harga selama pelaksanaan festival merupakan salah satu upaya menciptakan pengalaman positif bagi para pengunjung sekaligus mempertahankan citra Pulau Morotai sebagai destinasi pariwisata yang ramah dan profesional.
Ia menegaskan, Morotai Festival 2026 bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum promosi potensi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.
“Morotai Festival 2026 adalah ajang promosi pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita ingin tamu datang, menikmati acara, dan pulang dengan kesan baik. Harga yang wajar akan mendukung hal itu,” ujarnya.
Maria juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerapkan tarif secara transparan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan, khususnya di kawasan yang menjadi pusat kegiatan festival.
Menurutnya, dukungan para pelaku usaha sangat penting agar penyelenggaraan Morotai Festival tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan kesan positif bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Morotai.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat dan tamu yang menemukan praktik penetapan harga tidak wajar selama festival agar melaporkannya kepada panitia atau Dinas Pariwisata setempat.
“Bagi masyarakat dan tamu yang menemukan praktik harga tidak wajar selama festival, diimbau untuk melaporkan kepada panitia atau Dinas Pariwisata setempat,” pungkasnya.
Ia berharap, Morotai Festival 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pulau Morotai, sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah di Maluku Utara.
Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Morotai diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berkunjung yang nyaman, aman, dan berkesan.(iki/red)














