Morotai Festival Digelar 22 Oktober 2026, Pemda “Jual” Budaya hingga Pesona Bawah Laut

MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai mulai mematangkan pelaksanaan Morotai Festival (Morofest) 2026 yang dijadwalkan digelar pada 22 Oktober 2026. Event tersebut diproyeksikan menjadi panggung promosi budaya lokal sekaligus mengangkat potensi wisata bahari Morotai ke pasar wisata yang lebih luas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan Morotai Festival akan dikemas dengan mengedepankan kekayaan budaya lokal sebagai daya tarik utama. Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari festival budaya, seni tradisional hingga permainan rakyat yang menggambarkan kehidupan dan identitas masyarakat Morotai.

“Morotai Festival ini kita ingin benar-benar menampilkan budaya lokal. Jadi bukan hanya acara seremonial, tetapi bagaimana tradisi, seni dan permainan rakyat kita bisa menjadi bagian dari daya tarik wisata,” kata Muhammad Umar Ali, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, kekayaan budaya tersebut akan dipadukan dengan potensi alam Morotai, khususnya wisata bahari dan keindahan bawah laut yang selama ini menjadi salah satu keunggulan daerah.

Konsep tersebut diharapkan membuat wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan rangkaian festival, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Morotai. Pengalaman wisata akan dibangun melalui perpaduan budaya masyarakat, seni, permainan tradisional serta pesona laut dan alam.

“Mulai dari budaya masyarakat, permainan tradisional, hingga pesona laut dan alam Morotai,” ujarnya.

Muhammad Umar Ali berharap Morotai Festival 2026 mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran wisatawan diharapkan membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, seniman, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat lokal.

“Ayo rame-rame ke Morotai. Datang dan lihat sendiri budaya kita, nikmati keindahan alam dan bawah laut kita, serta rasakan keramahan masyarakat Morotai,” pungkasnya.

Ia menambahkan, Morotai Festival juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkenalkan Kabupaten Pulau Morotai sebagai destinasi wisata unggulan di Maluku Utara. Event tersebut diharapkan mampu menunjukkan potensi Morotai dari sisi budaya maupun kekayaan alam kepada wisatawan nasional hingga mancanegara.

Morotai Festival 2026 telah masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN). Dengan mengusung semangat “Ayo Rame-Rame ke Morotai”, pemerintah daerah berharap festival ini tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi mampu menjadi momentum memperkuat promosi pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *