Sekretaris Caretaker GMNI Halbar Soroti Distribusi BBM di SPBU Togola Wayoli, Minta Dirut Dievaluasi

MALUTTIMES – Sekretaris Caretaker Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Barat, Maikel Flory, menyoroti persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Togola Wayoli yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Menurut Maikel, dalam beberapa waktu terakhir SPBU tersebut diduga melayani pembelian BBM menggunakan galon dalam jumlah besar oleh para pengecer. Akibatnya, masyarakat yang datang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat kerap tidak mendapatkan BBM.

“Ini persoalan serius yang harus segera ditertibkan. SPBU seharusnya memprioritaskan masyarakat pengguna kendaraan, bukan justru melayani pembelian menggunakan galon dalam jumlah besar yang kemudian dijual kembali oleh pengecer,” tegas Maikel, Jumat (24/4/2026).

Ia menjelaskan, harga BBM di SPBU berkisar Rp12.300 per liter. Namun setelah dibeli pengecer menggunakan galon, BBM tersebut kembali dijual kepada masyarakat dengan harga mencapai Rp18.000 per liter.

“Kondisi ini jelas merugikan masyarakat. BBM bersubsidi yang seharusnya membantu masyarakat justru dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari keuntungan,” ujarnya.

Karena itu, GMNI Halmahera Barat mendesak agar praktik pembelian BBM menggunakan galon dalam jumlah besar segera dihentikan dan distribusi BBM di SPBU tersebut ditertibkan.

Selain itu, Maikel juga meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Halmahera Barat segera melakukan evaluasi terhadap manajemen SPBU tersebut, termasuk mengevaluasi kinerja Direktur Utama (Dirut) SPBU Togola Wayoli.

“Kami meminta Dinas Perindagkop Halmahera Barat segera turun tangan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap Dirut SPBU Togola Wayoli, karena persoalan ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, GMNI Halmahera Barat tidak akan tinggal diam apabila persoalan tersebut terus dibiarkan.

“Jika praktik seperti ini terus terjadi dan tidak ada langkah penertiban dari pihak terkait, maka GMNI Halmahera Barat akan melakukan advokasi serta konsolidasi besar-besaran untuk mengawal hak masyarakat agar mendapatkan BBM bersubsidi secara adil,” pungkasnya.(all/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *