“Soal kompetisi siapa saja berhak untuk maju, dan itu sudah (kami) sampaikan ke Gubernur pada waktu lebaran kemarin dan beliau tidak akan ikut campur. Bahkan beliau akan mengakhiri masa jabatannya. Tetapi ingat saya keponakannya Gubernur, apakah Gubernur akan mendukung si A atau si B tidak ada urusannya, tergantung pribadi-pribadi masing masing,” bebernya.
Mengenai partai pendukung, Santrani mengaku sudah dikomunikasikan. Tetapi ia menyerahkan ke pihak partai mana saja yang bakal direkomendasikan.
“Intinya hampir separuh partai yang ada di Maluku Utara kami sudah ada signal, tetapi saat ini saya belum bisa sebut namanya, karena saya belum tau situasi internal partai keputusan seperti apa. Sejauh ini kami bersepakat kerja dan kami kembalikan kepada teman-teman partai,” tuturnya.
“Mau lihat kapasitas atau figur saya, lihatlah Sofifi, apa yang saya perbuat selama menjabat,” tutupnya.(iki/red)












