“Kita semua menyadari bahwa keluarga besar Tidore yang berada di Kabupaten Pulau Morotai memiliki ikatan sejarah, adat, budaya, dan persaudaraan yang harus kita jaga di mana pun berada,” katanya.
Fahmi juga mengajak seluruh keluarga besar IKT Morotai menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama yang tidak membedakan latar belakang, tetapi menyatukan seluruh anggota dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Ia membeberkan sejumlah komitmen yang akan diwujudkan dalam kepengurusan periode 2026-2030. Di antaranya memperkuat persatuan dan silaturahmi, menjaga hubungan baik antarkeluarga, mempererat komunikasi, serta membangun struktur organisasi yang harmonis dan saling mendukung.
Selain itu, pihaknya berkomitmen melanjutkan kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan pengajian setiap malam Jumat yang telah dilaksanakan sebelumnya diharapkan terus berjalan sebagai sarana memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi.
Karena itu, nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama harus terus dirawat dan diwariskan.
“Kita semua menyadari bahwa keluarga besar Tidore yang berada di Kabupaten Pulau Morotai memiliki ikatan sejarah, adat, budaya, dan persaudaraan yang harus kita jaga di mana pun berada,” katanya.
Fahmi juga mengajak seluruh keluarga besar IKT Morotai menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah bersama yang tidak membedakan latar belakang, tetapi menyatukan seluruh anggota dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Ia membeberkan sejumlah komitmen yang akan diwujudkan dalam kepengurusan periode 2026-2030. Di antaranya memperkuat persatuan dan silaturahmi, menjaga hubungan baik antarkeluarga, mempererat komunikasi, serta membangun struktur organisasi yang harmonis dan saling mendukung.













