MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalokasikan anggaran sebesar Rp26 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 untuk pembangunan dan perbaikan jalan di tiga kecamatan.
Ketiga kecamatan tersebut yakni Morotai Selatan, Morotai Timur, dan Morotai Utara. Program ini difokuskan pada peningkatan infrastruktur jalan guna memperlancar konektivitas antarwilayah, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Morotai, Ramlan Drakel, mengatakan anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung pembangunan dan perbaikan jalan di sejumlah titik selama 2026.
“Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp26 miliar dari DAU untuk pembangunan dan perbaikan jalan di tiga kecamatan, yakni Morotai Selatan, Morotai Timur, dan Morotai Utara,” kata Ramlan, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, Kecamatan Morotai Selatan mendapat alokasi anggaran terbesar, yakni Rp14 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menambal sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan serta membangun jalan di beberapa titik.
Pekerjaan itu di antaranya mencakup pembangunan jalan di Desa Pandanga dan akses jalan menuju lokasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Desa Darame. Sejumlah pekerjaan lainnya juga tersebar di beberapa wilayah Kecamatan Morotai Selatan.
Sementara itu, Kecamatan Morotai Timur mendapat alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar untuk penanganan jalan dengan total panjang kurang lebih 17 kilometer.
Adapun Kecamatan Morotai Utara memperoleh anggaran sebesar Rp5 miliar untuk mendukung pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah tersebut.
Ramlan menambahkan, sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan di ketiga kecamatan itu saat ini masih dalam tahap pelaksanaan.
Menurutnya, program pembangunan jalan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun mendatang dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
“Untuk tahun 2026, fokus pembangunan dan perbaikan jalan berada di tiga kecamatan tersebut. Sedangkan pada 2027, kami merencanakan penanganan jalan di beberapa kecamatan lainnya,” pungkasnya.(iki/red)












