MALUTTIMES – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, bersama unsur TNI-Polri dan pemerintah kecamatan menuntaskan patroli gabungan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu itu berakhir pada Rabu (21/10/2026), dengan menyasar 23 desa di Kecamatan Morotai Selatan.
Patroli gabungan tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Morotai Selatan, Polsek Morotai Selatan, serta Yon TP 822 Satria Magawe.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran, terutama akibat pembakaran sampah dan lahan perkebunan secara sembarangan.
Menurutnya, tim gabungan turun langsung ke desa-desa untuk memberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran yang berpotensi membahayakan lingkungan dan permukiman warga.
Selain memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran, petugas juga menyosialisasikan konsekuensi hukum bagi masyarakat yang melakukan pembakaran hingga melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Saya mengimbau masyarakat, khususnya di Morotai, agar tidak lagi melakukan pembakaran, baik sampah maupun lahan perkebunan. Sebab, kebakaran yang terjadi dapat merugikan orang lain, termasuk menghanguskan tanaman milik warga,” kata Akri, Rabu (21/10/2026).
Ia menegaskan, masyarakat yang terbukti melakukan pembakaran hingga melanggar ketentuan hukum dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Akri berharap, melalui patroli dan sosialisasi tersebut, masyarakat semakin memahami pentingnya mencegah kebakaran serta berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman api.
Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak berhenti di Kecamatan Morotai Selatan. Satpol PP dan Pemadam Kebakaran berencana melaksanakan patroli serupa di Kecamatan Morotai Timur yang juga menjadi salah satu wilayah perhatian terkait potensi kebakaran.
“Langkah selanjutnya adalah melaksanakan patroli serupa di Kecamatan Morotai Timur,” tutupnya.(iki/red)














