Pramuka Morotai Bersiap Gelar Pra Morotai Festival, Libatkan Anggota Gudep

MALUTTIMES – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menyiapkan kegiatan Pra Morotai Festival pada 23–24 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Pramuka dalam menyemarakkan agenda pariwisata daerah menjelang Morotai Festival 2026.

Pra Morotai Festival akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni dan budaya oleh anggota Pramuka dari sejumlah Gugus Depan (Gudep) hingga hiburan musik yang melibatkan musisi lokal.

Kegiatan tersebut direncanakan bekerja sama dengan Event Organizer (EO) Morotai Project dan Home Band One Step Band.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan kegiatan Pra Morotai Festival merupakan inisiatif pengurus Kwarcab untuk mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan Morotai Festival 2026.

Menurutnya, Morotai Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 perlu didukung melalui berbagai kegiatan kreatif yang dapat meningkatkan antusiasme masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai ingin menunjukkan bahwa semangat Praja Muda Karana dapat diwujudkan melalui aksi nyata, kreativitas, serta partisipasi aktif dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Umar Ali menjelaskan, keterlibatan Pramuka dalam agenda pemerintah daerah bukan sekadar untuk meramaikan kegiatan, tetapi juga menjadi bentuk pengabdian kepada bangsa dan daerah.

Ia menegaskan, Gerakan Pramuka tidak hanya identik dengan kegiatan perkemahan, tetapi juga harus mampu berkontribusi melalui kegiatan sosial, seni, budaya, dan berbagai karya kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pramuka itu tidak hanya tampil untuk berkemah, tapi mampu tampil untuk berkarya. Ini tentu sebagai bakti kita pada bangsa dan daerah ini berdasarkan semboyan organisasi kepanduan, yakni Praja Muda Karana, yang memiliki makna bahwa Pramuka adalah jiwa muda yang suka berkarya,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Pramuka dari berbagai Gudep akan menampilkan pertunjukan seni dan budaya sebagai bentuk kreativitas generasi muda sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.

Selain menjadi ruang ekspresi bagi anggota Pramuka, kegiatan ini juga diharapkan memberikan kesempatan kepada pelaku seni lokal untuk tampil dan memperkenalkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.

Umar Ali berharap, Pra Morotai Festival dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat keterlibatan Pramuka dalam kegiatan kemasyarakatan.

Malam penutupan kegiatan pada 24 Oktober 2026 dijadwalkan diisi dengan pertunjukan musik serta tarian seni dan budaya oleh anggota Pramuka.

Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Pulau Morotai berharap dapat memberikan kontribusi dalam menyukseskan Morotai Festival 2026 sekaligus menumbuhkan semangat berkarya dan pengabdian di kalangan generasi muda.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *