Pemda Morotai Upayakan Kehadiran Dokter Spesialis Anak

 

MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai terus berupaya mendatangkan dokter spesialis anak untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan seorang dokter spesialis anak telah mendaftarkan diri ke pemerintah daerah. Pihaknya kini berupaya agar dokter tersebut dapat bertugas di Morotai.

“Dokter ahli anak sudah mendaftar ke Pemda, jadi kita berusaha agar bisa ada. Paling tidak satu orang,” kata Umar, Senin (12/10/2026).

Selain itu, Pemda Morotai juga berupaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter di sejumlah puskesmas yang masih mengalami kekurangan tenaga medis.

Umar mengatakan, salah satu puskesmas yang membutuhkan tambahan dokter adalah Puskesmas Sangowo. Hal ini karena jumlah pasien yang berobat di puskesmas tersebut cukup banyak.

“Karena beberapa puskesmas masih kekurangan dokter, kita harus mendatangkan dokter di beberapa puskesmas. Seperti Puskesmas Sangowo yang meminta penambahan dokter karena pasien di puskesmas tersebut cukup banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemda Morotai berupaya agar setiap puskesmas setidaknya memiliki satu orang dokter. Bahkan, terdapat puskesmas yang membutuhkan dua orang dokter untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berupaya mendatangkan dokter spesialis gigi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di Pulau Morotai.

“Dokter ahli gigi juga masih kurang, tetapi nanti kita usahakan,” tuturnya.

Di sisi lain, Umar mengakui bahwa Rumah Sakit Ir. Soekarno dan Rumah Sakit Mudjafar Sjah masih mengalami kekurangan tenaga dokter.

Meski demikian, pemerintah daerah akan terus berupaya mendatangkan dokter, termasuk dokter spesialis, guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pulau Morotai.

Umar juga membuka kesempatan bagi lulusan kedokteran dari seluruh Indonesia untuk mengabdi di Pulau Morotai, terutama dokter spesialis anak yang saat ini masih sangat dibutuhkan.

“Pemerintah Pulau Morotai membuka ruang bagi teman-teman lulusan kedokteran di seluruh Indonesia karena Pulau Morotai sangat membutuhkan dokter spesialis anak. Saat ini, baru satu dokter spesialis anak yang terdata dan telah melapor kepada Direktur Rumah Sakit Soekarno,” ungkapnya.

Ia berharap, ke depan, pemerintah daerah dapat mendatangkan setidaknya satu dokter spesialis setiap bulan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Pulau Morotai.

“Paling tidak kita datangkan satu dokter spesialis dalam sebulan. Itu yang kami inginkan,” pungkasnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *