MALUTTIMES – Mewakili Bupati Halmahera Timur (Haltim), Sekretaris Daerah (Sekda) Haltim Ricky Chairul Richfat menghadiri kegiatan sinkronisasi usulan lokasi Program Listrik Pedesaan (Lisdes) yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Ternate, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian ESDM menyinkronkan usulan lokasi Program Lisdes yang disampaikan pemerintah daerah, termasuk kesiapan lahan dan penyelesaian berbagai perizinan yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program.
Sebelumnya, Kementerian ESDM telah membangun infrastruktur listrik pedesaan melalui pembiayaan APBN Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2025 dengan realisasi sebanyak 1.403 lokasi.
Sementara pada 2026, pembangunan Program Lisdes direncanakan melalui pembangunan jaringan distribusi listrik dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal.
Kegiatan tersebut dibuka Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis, Andriah Feby Misna, dan dihadiri para bupati dan wali kota se-Provinsi Maluku Utara.

Dalam penyampaian masukan pemerintah daerah, Sekda Haltim Ricky Chairul Richfat mengatakan kebutuhan energi listrik menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Terlebih, kata dia, Halmahera Timur merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Halmahera Timur termasuk dalam kawasan PSN, sehingga kebutuhan listrik menjadi salah satu hal yang sangat utama dalam mendukung aktivitas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Ricky.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Haltim selama ini memiliki hubungan dan koordinasi yang baik dengan PT PLN UP3 Sofifi, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat dan pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, hubungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dengan PT PLN UP3 Sofifi berjalan dengan baik. Kita saling mendukung dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dan mendukung pembangunan di Halmahera Timur,” ungkapnya.
Menurut Ricky, Pemkab Haltim memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pemerintah pusat di bidang ketenagalistrikan, termasuk Program Listrik Pedesaan.
Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan PLN penting agar pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Terutama, kata dia, untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan layanan kelistrikan.
“Yang terpenting, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mendukung penuh program pemerintah pusat. Kami siap bersinergi dan membantu dalam hal penyiapan lahan maupun penyelesaian berbagai kebutuhan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya.
Melalui sinkronisasi tersebut, Pemkab Haltim berharap usulan lokasi Program Lisdes dapat diakomodasi secara optimal sehingga memperluas akses listrik masyarakat sekaligus memperkuat dukungan infrastruktur energi bagi pembangunan daerah.(dan/red)















