MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai kembali memperkuat konektivitas transportasi udara dengan menghadirkan penerbangan reguler Wings Air pada rute Ternate–Morotai dan Morotai–Ternate.
Layanan penerbangan tersebut mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 dengan frekuensi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis.
Kerja sama antara Pemkab Pulau Morotai dan Wings Air itu resmi ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, di Jakarta pada Jumat (3/7/2026). Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Pulau Morotai.
Berdasarkan jadwal yang telah disepakati, penerbangan Ternate–Morotai akan berangkat pukul 08.50 WIT dan tiba di Bandara Leo Wattimena Morotai pukul 09.35 WIT. Sementara penerbangan Morotai–Ternate dijadwalkan lepas landas pukul 10.00 WIT dan tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate pukul 10.45 WIT.
Sebagai bentuk dukungan terhadap layanan tersebut, pemerintah daerah memberikan subsidi tiket bagi 50 penumpang pertama pada setiap jadwal penerbangan. Dengan subsidi itu, tarif penerbangan Morotai–Ternate ditetapkan sebesar Rp739.900, sedangkan tarif Ternate–Morotai sebesar Rp703.900.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, mengatakan pembukaan kembali rute penerbangan Wings Air merupakan hasil komunikasi dan penjajakan yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama pihak maskapai dalam beberapa waktu terakhir.
“Penjajakan kerja sama ini sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Pada 3 Juli kemarin kami telah menandatangani kesepakatan bersama, dan mulai 20 Juli nanti Wings Air akan melayani penerbangan Morotai–Ternate dan Ternate–Morotai sebanyak dua kali dalam seminggu, yaitu setiap Senin dan Kamis,” ujar Rusli.
Menurutnya, kebijakan subsidi tiket tidak hanya bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas Pulau Morotai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta salah satu kota kecil spesial yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Rusli optimistis, kembali beroperasinya Wings Air akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi wisatawan, investor, pelaku usaha, maupun tamu pemerintahan yang ingin berkunjung ke Morotai melalui penerbangan lanjutan dari Bandara Sultan Babullah Ternate.
“Dengan semakin mudahnya akses menuju Morotai, maka peluang investasi yang masuk juga akan semakin besar. Konektivitas udara menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan daerah,” pungkasnya.(iki/red)
















