Morotai Matangkan Persiapan Popda Malut 2026, Venue hingga Akomodasi Dipastikan Siap

MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai memastikan kesiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Maluku Utara Tahun 2026. Berbagai fasilitas pendukung, mulai dari venue pertandingan hingga akomodasi peserta, terus dimatangkan guna menyukseskan ajang olahraga tingkat pelajar tersebut.

Ketua Panitia Popda Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan seluruh persiapan terus dikebut agar pelaksanaan Popda berjalan lancar.

“Venue tidak akan bermasalah. Yang masih membutuhkan perhatian hanya cabang olahraga atletik, namun itu sudah ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum,” katanya, beberapa waktu lalu.

Muhammad Umar Ali yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai menjelaskan, untuk cabang olahraga dalam ruangan (indoor), panitia telah menyiapkan sejumlah gedung, di antaranya Gedung Islamic Center, Gedung Oikumene, SD Unggulan 1 Morotai, dan SMP Negeri 1 Morotai.

Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai arena pertandingan cabang olahraga karate, pencak silat, dan bulu tangkis.

Sementara untuk cabang olahraga yang menggunakan lapangan terbuka, panitia telah menyiapkan dua lapangan voli yang berada di Taman Kota Daruba dan kawasan BUMDes Gotalamo. Adapun pertandingan sepak bola akan digelar di Lapangan Sabatai Tua dan Lapangan MTQ.

Menurutnya, penyebaran lokasi pertandingan di beberapa titik tidak hanya bertujuan mendukung kelancaran pelaksanaan Popda, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Selain menjadi ajang mencari dan mengembangkan bakat atlet pelajar, Popda juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Saat event berlangsung, aktivitas UMKM akan bergerak sehingga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai optimistis penyelenggaraan Popda 2026 akan berjalan sukses.

“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, dan itu riil. Saya pastikan tidak akan ada masalah,” tegasnya.

Terkait kebutuhan penginapan, Umar menjelaskan bahwa penyediaan akomodasi menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Meski demikian, Pemkab Pulau Morotai siap memberikan dukungan apabila diperlukan.

“Provinsi sudah memiliki data lokasi penginapan. Salah satunya di kawasan Jababeka, Desa Falila, yang tersedia sekitar 60 kamar,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh arena pertandingan dalam kondisi siap digunakan. Sementara beberapa fasilitas yang masih membutuhkan pembenahan ringan saat ini tengah diselesaikan.

“Kabupaten Pulau Morotai sangat siap menjadi tuan rumah Popda 2026. Venue yang masih kurang hanya tinggal dilakukan pembenahan,” katanya.

Umar berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Popda untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga manfaat penyelenggaraan event olahraga tersebut tidak hanya dirasakan atlet dan peserta, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *