MALUTTIMES – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pulau Morotai nomor urut 3 Rusli Sibua-Rio C. Pawane intens melaksanakan kampanye dari desa ke desa. Kali ini paslon dengan jarogon RR itu melaksanakan kampanye di Desa Sabatai Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, Kamis (10/10/2024) malam.
Calon Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua menyampaikan sejumlah program yang akan dijalankan jika terpilih dalam Pilkada 2024. Program yang intens disuarakan yakni, pemberian santunan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk janda, lansia hingga bantuan anggaran duka.
“Waktu saya jadi bupati itu dana duka ini Rp5 juta, tapi sekarang sudah turun dan tinggal Rp3 juta. Jika saya dan wakil saya terpilih nanti kami akan naikan jadi Rp10 juta,” ucap Rusli Sibua.
Menurutnya, bantuan anggaran duka ini seharusnya naik seiring dengan naiknya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Dengan anggaran APBD hanya sekitar Rp300 miliar lebih, semasa saya menjabat sebagai bupati, saya berani kasih satu desa Rp1 miliar. Ini, anggaran sudah sebesar lalu hanya kasih Rp3 juta itu sangat kecil,” ujar Rusli.
Rusli mengajak kepada seluruh masyarakt agar selalu menjaga ketentraman dan ketertiban agar Pilkada berjalan lancar, aman dan damai.
“Ini kan pesta demokrasi jadi kita harus tertawa. Jangan lupa di tanggal 27 November 2024 pilih Rusli-Rio,” pintanya.
Senada disampaikan Calon Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane. Ia berjanji jika terpilih bakal melipat gandakan dana untuk pemuda.
“Waktu pak Rusli jadi bupati anggaran untuk pemuda ini kan Rp100 juta, tapi sekarang tinggal Rp5 juta, bahkan ada desa yang tidak dapat sama sekali. Jika kami terpilih nanti, kami akan naikan menjadi Rp200 juta,” ucapnya.
Dana sebesar Rp200 juta itu dibagi menjadi dua dengan rincian, Rp100 juta untuk laki-laki dan Rp100 juta untuk perempuan.
“Dan untuk pemuda tidak digabungkan dengan dana desa, dan akan ditransfer langsung ke rekening pemuda,” terangnya.
Rio menambahkan dana untuk pemuda sangat penting, tujuannya untuk pengembangan minat bakat generasi muda di desa.
“Tidak bilang pun kami akan bikin (buat), apalagi bilang. Dan itu semua sudah dibuktikan dengan pak Rusli saat menjabat sebagai bupati pertama di Morotai,” tandasnya.(iki/red)












