Bupati Morotai Hadiri Malam Keakraban Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

MALUTTIMES – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menghadiri malam keakraban dan perkenalan Panglima Kodam (Pangdam) XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Nefra Firdaus, di Hotel Bela, Kota Ternate, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi antara jajaran TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Provinsi Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Nefra Firdaus, menegaskan bahwa kehadiran Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan wilayah dan menjaga stabilitas keamanan.

Selain itu, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berkomitmen memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah guna mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Nefra juga menekankan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi dalam pertahanan negara melalui rekrutmen prajurit TNI yang direncanakan pada 2027.

Sementara itu, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha.

Ia berharap kepemimpinan baru di lingkungan Kodam dapat semakin memperkuat sinergi dan koordinasi lintas institusi, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara.

Rusli juga mengapresiasi kontribusi TNI dalam mendukung pembangunan daerah, salah satunya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang selama ini menjadi wujud nyata keterlibatan TNI dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke wilayah pedesaan.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI, untuk menciptakan stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan wilayah, dan mendorong percepatan pembangunan.

“Pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada kapasitas pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen strategis, termasuk TNI, dalam menciptakan stabilitas, memperkuat ketahanan wilayah, dan membuka ruang percepatan pembangunan,” katanya.

Melalui momentum tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan pemerintah daerah semakin kokoh, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah, tetapi juga dalam mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat sebagai modal penting dalam mewujudkan Maluku Utara yang aman, kondusif, dan semakin maju. (iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *