UNIPAS Morotai Gelar Tes Masuk Calon Mahasiswa Baru Gelombang Pertama Tahun Akademik 2026

MALUTTIMES – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai, Maluku Utara, mulai menggelar tes masuk bagi calon mahasiswa baru gelombang pertama Tahun Akademik 2026. Sebanyak 133 peserta mengikuti seleksi yang berlangsung di ruang belajar Unipas, Senin (15/06/2026).

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unipas 2026, Anwar Kadir A. Gafur, S.Pd., M.PMat., mengatakan jumlah pendaftar pada gelombang pertama mencapai 139 orang. Namun, enam di antaranya tidak hadir mengikuti seleksi.

“Dari 139 orang yang mendaftar, sebanyak 133 peserta mengikuti tes, sementara enam lainnya tidak hadir,” ujar Anwar.

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti tes merupakan calon mahasiswa gelombang pertama yang masa pendaftarannya telah ditutup pada 12 Juni 2026. Dalam seleksi tersebut, panitia menguji kemampuan literasi dan numerasi para peserta.

“Tes yang dilaksanakan meliputi kemampuan literasi dan numerasi. Hasil seleksi (gelombang pertama) direncanakan diumumkan pada tanggal 17 hingga 18 Juni 2026,” katanya.

Anwar menambahkan, dirinya dipercaya oleh pimpinan Unipas untuk memimpin Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2026. Ia memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pendaftaran calon mahasiswa baru gelombang kedua telah dibuka mulai 12 Juni 2026. Panitia memperkirakan pendaftaran akan berakhir pada 31 Agustus 2026, meskipun jadwal penutupan masih menunggu keputusan resmi hasil rapat panitia.

“Jadwal penutupan sementara diperkirakan pada akhir Agustus, namun keputusan final masih menunggu hasil rapat panitia,” jelasnya.

Sebagai Ketua Panitia PMB, Anwar berharap seluruh generasi muda Pulau Morotai dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia di Universitas Pasifik Morotai.

Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa Unipas memperoleh fasilitas pembebasan biaya semester mulai semester satu hingga semester delapan.

“Kami berharap tidak ada lagi anak-anak Morotai yang berhenti sampai pendidikan menengah. Kesempatan kuliah terbuka luas, apalagi di Unipas biaya semester digratiskan hingga semester delapan. Kesuksesan tidak harus diraih dengan kuliah di luar daerah, karena kuliah di Morotai juga bisa mengantarkan mahasiswa meraih masa depan yang baik,” pungkasnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *