MALUTTIMES – Di bawah langit cerah Pantai Tempat Penampungan Ikan (TPI) Desa Wosia, semangat menjaga lingkungan menggema dalam apel pagi yang berbeda dari biasanya. Tepat di Hari Lingkungan Hidup Sedunia, ratusan orang dari berbagai elemen berkumpul, menyatukan langkah melawan musuh bersama: polusi plastik.
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menjadi salah satu aktor penting dalam kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara ini. Melalui tim Government Relations dan NHM Peduli, perusahaan tambang emas itu tidak datang hanya sebagai tamu, tapi sebagai mitra dalam upaya kolektif menyelamatkan lingkungan pesisir Tobelo.
Mengangkat tema “Memerangi Polusi Plastik”, peringatan kali ini bukan sekadar seremonial. Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, memimpin langsung apel dan membacakan amanat Menteri Lingkungan Hidup yang mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam gerakan nasional membersihkan negeri dari polusi plastik.
Selepas apel, aksi nyata pun dimulai. NHM menyerahkan 100 bibit pohon — terdiri dari mangrove, pohon buah, dan pohon lokal — kepada Dinas Lingkungan Hidup. Bibit-bibit itu ditanam secara simbolis di pinggir pantai, menandai komitmen baru yang tumbuh di atas tanah yang sama: menjaga alam demi masa depan.
Tak hanya itu, para peserta kegiatan turun langsung dalam aksi bersih-bersih pantai. Kantong-kantong plastik, botol bekas, dan sampah rumah tangga lain dikumpulkan dari hamparan pasir, menyisakan pemandangan yang lebih bersih — dan harapan yang lebih terang.
Dodi Panudu, Superintendent Pelibatan Pemangku Kepentingan NHM, menyebut bahwa keterlibatan NHM bukan sekadar bentuk kepedulian lingkungan, tetapi bagian dari praktik pertambangan yang berkelanjutan. “Kami terus menggerakkan semangat menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Karena menambang dengan hati adalah semangat kami,” ujar Dodi.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan krisis lingkungan, kegiatan di Desa Wosia hari itu menjadi pengingat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil: menanam pohon, memungut sampah, dan membangun kolaborasi. Dan semua itu dilakukan bersama — demi bumi yang lebih baik.(red)











