MALUTTIMES – Pemilik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert, menepis berbagai tudingan negatif yang dilayangkan sejumlah akun palsu di media sosial. Melalui kuasa hukumnya, Iksan Maujud, ia menantang para penyebar fitnah dan pemuda di Maluku Utara untuk berlomba dalam aksi nyata membantu masyarakat, alih-alih menyerang tanpa dasar.
“Jangan hanya pandai mencari-cari kesalahan kecil, tapi lihatlah kontribusi nyata NHM bagi masyarakat Maluku Utara,” ujar Iksan tegas.
Ia mencontohkan kiprah NHM, seperti menyediakan ventilator saat pandemi COVID-19, membiayai pendidikan lebih dari 1.500 mahasiswa, hingga melaksanakan program sosial seperti Bedah Rumah yang telah memberikan hunian layak bagi 155 keluarga sejak 2020. “Lalu, apa yang sudah kalian lakukan untuk daerah ini?” tantangnya.
Transformasi NHM: Tambang dengan Hati
Sejak diambil alih oleh Indotan Halmahera Bangkit, NHM telah mengubah paradigma pengelolaan perusahaan, dari yang semula berorientasi bisnis murni menjadi berbasis sosial dan lingkungan. Langkah ini mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang.
NHM tak hanya fokus pada peningkatan ekonomi di 83 desa lingkar tambang, tapi juga aktif membangun fasilitas publik seperti gereja, masjid, dan rumah adat untuk melestarikan budaya lokal. Di tengah kesulitan pandemi, NHM tetap menggaji karyawannya meski perusahaan merugi, bukti konsistensi prinsip “menambang dengan hati.”
Menepis Fitnah, Mengajak Berlomba dalam Kebaikan
Iksan juga menyoroti tuduhan tak berdasar yang diarahkan kepada NHM. “Di mana kalian saat COVID-19 melanda? Saat masyarakat membutuhkan layanan kesehatan atau rumah layak huni, di mana kontribusi kalian?” tanyanya lantang.
Menurutnya, segala tuduhan yang dilayangkan kepada Haji Robert dan NHM tidak hanya mencederai nama baik perusahaan, tapi juga mengaburkan fakta mengenai kontribusi nyata NHM.
“Kami tidak takut menghadapi fitnah. Sebaliknya, kami mengajak semua pihak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, demi kemajuan Maluku Utara,” ujar Iksan.
Di akhir pernyataannya, Iksan menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah hukum untuk melindungi nama baik NHM dari upaya pencemaran dan penyebaran informasi keliru. “Mari kita nilai secara objektif, siapa yang sebenarnya berbuat untuk rakyat dan siapa yang hanya pandai bicara.”
Haji Robert menutup pernyataan dengan pesan mendalam: “Bantuan yang saya berikan, baik melalui NHM maupun pribadi, tidak akan membuat saya miskin. Justru inilah cara saya mencintai Maluku Utara”.(red)











