“Kejadian ini sekitar selesai Magrib tadi. Begitu saya tanya saksi dari keluarga almarhumah, terkait dengan kematiannya, keluarga almarhumah menyatakan bahwa kematian itu betul-betul gantung diri,” kata Aris.
Aris meminta agar jazad korban diautopsi, namun ibu kandung korban menolak karena menganggap kejadian itu murni bunuh diri.
“Begitu saya minta untuk di autopsi, tapi seluruh keluarga dari pihak ibunya tidak mau di autopsy, karena berpikir bahwa itu murni, maka disitu tidak ada proses penyelidikan,” ujarnya.
Aris kemudian meminta pihak keluarga untuk menandatangani surat pernyataan agar dikemudian hari adanya kejanggalan, maka pihak keluarga bisa memproses hukum.
“Rencana besok dikuburkan dan tinggal menunggu orang tua laki-lakinya dari Tobelo. Untuk diminta kepastiannya apakah di autopsi ataukah tidak,” katanya.
“Jadi penyebab sementara adalah gantung diri murni, itu sesuai dengan pernyataan dari pihak keluarga,” sambung Aris mengakhiri.(iki/red)













