MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai menyambut hangat kedatangan Deputi II Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP-RI), Irjen Pol. Efendi R. Maith bersama rombongan dalam agenda kunjungan kerja dan rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Kamis (25/6/2026).
Rapat tersebut mengusung tema “Pengukuran Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pusat Pertumbuhan Kawasan Perbatasan (IPKP-PPKP) Tahun 2026.”
Kegiatan itu dihadiri Deputi II BNPP-RI Irjen Pol. Efendi R. Maith beserta tim, Wakil Bupati Pulau Morotai Rio Christian Pawane, Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rio Christian Pawane menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Deputi II BNPP-RI bersama rombongan yang telah berkunjung langsung ke Pulau Morotai.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Deputi II BNPP-RI, Irjen Pol. Efendi R. Maith beserta tim yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Rio mengatakan, kunjungan tersebut diyakini akan memberikan energi baru, masukan yang konstruktif, serta memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.
“Kami percaya kunjungan ini akan menghadirkan berbagai dukungan program yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Pulau Morotai,” katanya.
Menurut Rio, kegiatan pengukuran indeks pengelolaan kawasan perbatasan dan pusat pertumbuhan kawasan perbatasan laut memiliki arti strategis bagi Kabupaten Pulau Morotai sebagai salah satu daerah perbatasan.
Melalui pengukuran tersebut, pemerintah dapat mengetahui sejauh mana perkembangan pengelolaan kawasan perbatasan, mengidentifikasi capaian yang telah diraih, serta memetakan berbagai tantangan yang masih memerlukan perhatian bersama.
“Sebagai daerah yang ditetapkan sebagai pusat kegiatan strategis nasional, kami terus berupaya memperkuat pembangunan di berbagai sektor. Namun, kami menyadari bahwa pembangunan kawasan perbatasan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan kawasan perbatasan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kehadiran BNPP-RI di Morotai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan kawasan perbatasan yang maju, aman, sejahtera, dan berdaya saing.
Rio juga menginstruksikan seluruh pimpinan OPD dan instansi terkait agar memberikan dukungan penuh terhadap proses pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan oleh tim BNPP-RI.
“Sehingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan gambaran yang objektif mengenai kondisi pengelolaan kawasan perbatasan di Kabupaten Pulau Morotai,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Rio menyampaikan apresiasi kepada BNPP-RI atas perhatian dan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan kawasan perbatasan, khususnya di Kabupaten Pulau Morotai.
“Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin demi terwujudnya Pulau Morotai yang unggul, adil, dan sejahtera, serta semakin maju sebagai beranda terdepan Indonesia di wilayah perbatasan,” pungkasnya.(iki/red)















