MALUTTIMES – Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, resmi melepas petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam apel yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Pulau Morotai, Kecamatan Morotai Selatan, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pulau Morotai, Samsuldin Rijal, beserta jajaran, para asisten, staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rio Christian Pawane menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh data yang komprehensif mengenai kondisi dan potensi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan daerah, penguatan investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penciptaan lapangan kerja.

“Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang berbasis data. Hasilnya akan menjadi acuan pemerintah dalam merancang program yang tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rio.
Ia menjelaskan, para petugas sensus akan melakukan pendataan lapangan mulai 17 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan mendatangi rumah tangga dan pelaku usaha untuk menghimpun berbagai informasi terkait aktivitas ekonomi masyarakat.
Rio juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas.
“Kualitas data yang dihasilkan akan menjadi fondasi penting bagi penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional,” katanya.
Usai apel, Wakil Bupati Rio Christian Pawane secara simbolis melepas petugas Sensus Ekonomi 2026 sebagai tanda dimulainya pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Pulau Morotai.(iki/red)















