MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terus berupaya meningkatkan akses informasi bagi masyarakat. Menjelang perhelatan Piala Dunia 2026, Pemkab Halbar menggandeng TVRI Maluku Utara untuk memperluas jangkauan siaran televisi hingga ke wilayah-wilayah pelosok yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Langkah tersebut diprakarsai oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Halmahera Barat melalui koordinasi intensif dengan TVRI Maluku Utara selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia.
Kepala Diskominfo Halbar, Sahmi Salim, mengatakan upaya ini dilakukan agar masyarakat di seluruh wilayah Halmahera Barat dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 sekaligus memperoleh akses terhadap berbagai program informasi dan edukasi yang disiarkan TVRI.
“Selama ini jangkauan siaran TVRI masih terbatas di Kota Jailolo dan beberapa wilayah sekitarnya. Karena itu, kami mendorong perluasan jaringan agar masyarakat di kecamatan-kecamatan lain juga bisa menikmati siaran yang berkualitas,” ujar Sahmi, Senin (15/6/2026).
Sebagai tindak lanjut, tim Diskominfo bersama TVRI Maluku Utara telah melakukan peninjauan lapangan guna memetakan titik-titik strategis yang dapat digunakan untuk memperkuat jaringan siaran. Peninjauan tersebut juga mencakup pengecekan fasilitas pendukung, termasuk menara telekomunikasi milik Pemerintah Daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung penguatan sinyal.
Asisten I Sekretariat Daerah Halbar, Fransiska Renyar, yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati Halbar, menyampaikan apresiasi atas respons cepat TVRI Maluku Utara dalam menindaklanjuti kebutuhan masyarakat terkait akses siaran televisi nasional.
Menurutnya, kehadiran siaran TVRI yang menjangkau seluruh wilayah Halbar akan memberikan manfaat besar, baik dalam aspek informasi, pendidikan, hiburan maupun olahraga.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026, warga juga akan lebih mudah mengakses berbagai informasi penting melalui TVRI,” katanya.
Fransiska juga berharap TVRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi Halmahera Barat ke tingkat nasional. Menurutnya, kekayaan alam, budaya, dan berbagai agenda pariwisata unggulan daerah perlu mendapat ruang publikasi yang lebih luas.
“Potensi daerah seperti Festival Teluk Jailolo dan berbagai destinasi wisata lainnya layak untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia melalui program-program TVRI,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala TVRI Maluku Utara, Tri Wuryantoro, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas layanan siaran, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Ia mengatakan TVRI saat ini tengah menjalankan arahan dari Direksi Pusat untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan siaran yang merata, termasuk siaran Piala Dunia 2026.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pusat untuk mencari solusi bagi daerah-daerah yang belum terjangkau layanan TVRI. Harapannya, masyarakat Halmahera Barat dapat menikmati siaran dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Tri.
Dengan adanya kolaborasi antara Pemkab Halbar dan TVRI Maluku Utara ini, diharapkan jangkauan siaran televisi di Halmahera Barat semakin luas dan merata sehingga masyarakat di seluruh pelosok daerah dapat menikmati berbagai program siaran, termasuk pertandingan-pertandingan bergengsi Piala Dunia 2026.(all/red)
















