Suryati Abdullah, Jejak dan Kontribusi Dalam Pembangunan Sula di Bidang Kesehatan

Semua itu dilakukan hanya semata-mata untuk memenuhi peningkatan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan sula terutama masyarakat di Desa yang terisolasi serta untuk menyediakan sarana transportasi dalam pelaksanaan pelayanan Kesehatan secara mendasar.

  1. Menurunnya Angka Stunting.

Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun 2021 angka stunting di Kabupaten Kepulauan Sula sebesar 27,7%. Data tersebut kemudian pada Tahun 2022 naik menjadi 28,5%, dan pada tahun 2023 pemerintah daerah telah berhasil menekan laju pertumbuhan stunting sebesar 18,8%. Pada tahun 2024, ditargetkan laju pertumbuhan ditekan hingga mencapai angka 14% atau lebih, sesuai target nasional dalam RPJMD. Dapat diketahui bahwa penurunan angka stunting di Kepulauan Sula tak terlepas dari komitmen kepala daerah dan Ketua Tim TPPPS, serta dan gotong royong antara stakeholder terkait terutama dinas Kesehatan dalam aksi-aksi konvergensi. Hasilnya, penurunan angka stunting di kepulauan sula mengalami perubahan yang signifikan.

  1. Beasiswa Bagi Dokter Umum

Dalam pemenuhan Sumberdaya Manusia dibidang Kesehatan dalam hal pelayanan Dokter spesialis di RSUD Sanana Pemda telah Memberikan Rekomendasi Beasiswa bagi dokter umum untuk melanjutkan Pendidikan Spesialis baik yang bersumber dari Kementrian Keuangan  maupun Kemnterian Kesehatan Tahun Anggaran 2021-2024 Sebanyak 7 Orang yakni spesialis Anak, spesialis Obgyn, Spesialis Bedah, Spesialis Mata, Spesialis Patologi Klinik, spesialis Saraf dan spesialis Jantung.

Oleh karena itu menurut saya tidak ada salahnya menjelang Hari Kesehatan Nasional Tahun 2024 kita memberikan apresiasi atas segala capaian dan terobosan besar yang dilakukan oleh dinas Kesehatan dibawah Nahkoda Suryati Abdullah ini, semoga kedepan semakin maju kinerja dinas Kesehatan kepulauan sula agar dapat meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pertuimbugan manusia di kepulauan sula.

Akhirnya Kepada Semua stakeholder Dinas Kesehatan, Dikrektur RSUD Sanana, Para Kepala PKM, Tenaga Doktor, Apoteker, Bidan, Perawat, Analist dan  Khususnya Kepala Dinas Kesehatan Ibu Suryati Abdullah saya mengucapkan Selamat Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2024, Kalian adalah Pahlawan Kesehatan Masyarakat Kepulauan Sula, Kalian adalah para Malaikat yang berwajah manusia, saya bangga dengan profesi kalian semua sebab Kesehatan adalah investasi penting untuk masa depan masyarakat sula. Sekali lagi Selamat HKN ke 60, Gerak Bersama, Sehat Bersama.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *