Oleh: Sahrul Takim
Tiga tahun masa pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sula dibawah nahkoda Hj. Fifian Adeningsi Mus bersama Hi. Saleh Marasabessy dibidang kesehatan mengundang banyak perhatian berbagai kalangan. Banyak yang menyampaikan apresiasi, dan tak sedikit pula yang kerap memberi saran serta masukan.
Kali ini menjelang Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 60, saya mencoba tidak sekedar memberikan apresiasi tapi sekaligus menyertai alasan dibalik kemajuan sektor Kesehatan di Kepulauan Sula.
Selama tiga tahun dibawah pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati FAM-SAH adalah waktu yang relative singkat, namun Dinas Kesehatan justeru banyak mengalami perkembangan, terutama pada pemenuhan kebutuhan dasar Kesehatan warga Masyarakat kabupaten kepulauan Sula.
Ini bukan karena dinas kesehatan menjadi perioritas pemerintah saat ini namun semua itu berkat usaha, kerja keras dan inovasi semua stakeholders pada Dinas kesehatan yang tidak hanya menunggu alokasi anggaran daerah semata.
Walaupun sekarang terlihat masih terus berbenah, namun sejenak kita bisa melihat dengan jelas keseriusan dan pencapaian Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula dalam kurun waktu tiga tahun, hal ini wajar diberikan acungan jempol.
- Jejak Suryati Abdullah, dan karirnya di Bidang Kesehatan
Suryati merupakan salah seorang perempuan hebat yang menjabat sebagai kepala Dinas dibawah pemerintahan FAM-SAH. Wanita Kelahiran Loleo Weda, 23 Januari 1981 ini memiliki berbagai prestasi dalam menahkodai Dinas Kesehatan. Dengan bermodalkan keyakinan Bahwa Negeri ini (Sula) adalah negeri bertuan, Siapa menanam kebaikan pasti para leluhur akan menjaganya.
Suryati yang sebelumnya adalah pegawai pada dinas Kesehatan Kabupaten Tidore Kepulauan. Berdasarkan keuletan, keikhlasan, kerja keras dan rasa tanggungjawab, Suryati dipercayakan oleh pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan FAM-SAH dan memulai amanah dengan mengemban jabatan sebagai Kepala Dinas Kesehatan di kepulauan Sula sejak Tahun 2021.
Namun saya sendiri baru mengenal Suryati satu tahun setelah menjabat, tepat pada tanggal 24 Mei Tahun 2022 bertempat di Sekretariat panitia Musyawarah Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kepulauan Sula yang berlokasi di Desa Fatcey, saya baru pertama kali bersua dan berkenalan dengan Suryati yang statusnya kala itu sebagai senior KAHMI.
Beliau menghadiri undangan rapat Persiapan MUSDA KAHMI Sula dan sejak itu kami mulai mengenal satu sama lain serta membangun kemonikasi sampai saat ini sebagai keluarga besar alumni dari organisasi Hijau Hitam.
- Rehab Gedung dan Penambahan Alkes RSUD Sanana
Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.
















