Suryati Abdullah, Jejak dan Kontribusi Dalam Pembangunan Sula di Bidang Kesehatan

Pasien sebagai pengguna pelayanan kesehatan berhak memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit. Dalam mewujudkan pelayanan RSUD Sanana yang berdaya saing, Pada Tahun 2021 Dinas Kesehatan Sula melakukan Rehab Gedung Kebidanan dan Gedung ICU dengan menggunakan dana DAK, tahun 2022 dengan dana DAU Dinas Kesehatan melakukan Rehab Ruang Interna Gedung 1, Tahun 2023 pekerjaan rehab Pagar rumah Sakit, Rehab ruang Interna Gedung 2 dan pemeliharaan rumah dokter dengan dana DAU sedangkan pada tahun 2024 dilakukan penyesiaan ALKES berupa pengadaan Alat Rontgen (DAU), Mesin Produksi Oksigen sehingga oksigen tidak perlu dibeli dari luar daerah sula.

  1. Pembangunan RS Pratama Dofa dan RS Baru Pada Tahun 2025

Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian yang sangat penting dari pembangunan kabupaten Kepulauan Sula secara menyeluruh. Masalah utama yang dihadapi masyarakat kepulauan sula khususnya di pulau Mangoli yang secara geografis jauh dari perkotaan adalah minimnya fasilitas kesehatan, sehingga untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, masyarakat mangoli harus menyebrang antar pulau dengan longboat ke kota sanana, karena rumah sakit satu-satunya hanya ada di Kota Sanana

Masalah lain timbul karena jarak antara pulau mangoli dengan RUSD Sanana harus melalui laut dan jaraknya cukup jauh. Keadaan ini menjadi tantangan pertama Suryati dan rekan-rekan di Dinas Kesehatan untuk menjawab pelayanan kebutuhan masyarakat desa mangoli. Melalui kebijakan pemerintah dengan mengalokasikan anggaran DAK dan kerja keras dinas kesehatan, alhamdulillah pada bulan September kemarin Pembangunan Rumah Sakit Pratama Dofa telah rampung 100 persen dan tinggal menunggu ijin operasional.

Lebih spektakules lagi adalah pada Tahun 2025 akan ada Pembangunan Rumah Sakit baru dengan nilai 159 miliar serta pengadaan Alkes dengan nilai 20,3 milliar rupiah.

  1. Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat Sula

Penguatan visi pengembangan Kesehatan, transformasi sistem layanan Kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan Sula mampu berdampak signifikan terhadap kesejahteraan Masyarakat. Hal ini terbukti, tepatnya pada bulan Mei Tahun 2024 lalu melalui komitmen Pemerintah Daerah dan kerja keras dari Dinas Kesehatan Sula, tercatat sebanyak 103,330 Jiwa mendapatkan  jaminan kesehatan nasional (JKN) dari total jumlah Masyarakat Kepulauan Sula.

Artinya sebesar 98,49 persen dari total masyarakat Sula yakni 104,909 jiwa sudah terjamin layanan Kesehatan. Puncaknya adalah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC), yang diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dalam UHC Award, yang digelar di Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur pada hari kamis, pada tanggal 7 Juli Tahun 2024.

  1. Pembangunan Puskesmas, Pelengkapan Alkes dan Jaminan Mutu

Dengan mengutamakan pelayanan dengan Upaya promotive dan preventif yang bertujuan untuk mencapai pelayanan Kesehatan Masyarakat secara maksimal, ditahun yang Sama yakni Tahun 2024, Suryati berhasil membangun beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) dengan kelengkapannya yakni Puskesmas Sanana, Puskesmas Waiipa, Puskesmas Fuata dan Puskesmas Kabau. Adapun 13 Puskesmas  pada tahun 2022 sudah dilengkapi alat Kesehatan untuk pelayanan Dasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *