9 ABK LCT Battiwakal Permai Dipulangkan, Begini Kata Kapten Kapal

MALUTTIMES – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara memulangkan 9 Anak Buah Kapal (ABK) LCT Battiwakal Permai. Mereka menumpangi KM Geovani rute Morotai-Ternate-Manado pada Sabtu (15/4/2023) malam.

Para ABK asal Bitung, Sulawesi Utara itu merupakan korban selamat dalam peristiwa tenggelamnya kapal LCT Battiwakal Permai di perairan Kepulauan Talaud, Senin (3/4/2023) lalu. Mereka terdampar hingga ke perairan pasifik Morotai menggunakan perahu karet ditemukan dan diselamatkan oleh kapal nelayan Morotai.

Sementara, dalam peristiwa itu 2 ABK dinyatakan hilang. Sedangkan 9 ABK selemat telah dipulangkan ke kampung halaman mereka di Manado, Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Safari Ramadan 2024, Alumni SMA 2007 di Kepulauan Sula Santuni Anak Yatim

Kapten Kapal LCT Battiwakal Permai, Franklin Ambalao (50) saat dikonfirmasi mengapresiasi niat baik Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, Basarnas dan Kodim 1514/Morotai selama mereka berada di Morotai.

“Jadi sebagai kep kapal, saya ucapkan terima kasih, karena selama kurang lebih 5 hari kami berada di Morotai mereka melayani kami dengan sangat baik,” ucapnya.

Baca Juga:  Sekolah Swasta di Morotai Dapat Dana untuk Membangun, Cek Disini

Kata dia, pelayanan tulus dan baik Pemda Morotai, Basarnas dan Kodim 1514/Morotai terhadap mereka akan selalu diingat dibenaknya.

Dia juga memiliki harapan besar terhadap kedua anak buahnya yang hilang, agar segera ditemukan.

“Saya berharap semoga keduanya masih dalam keadaan sehat dan selamat,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.