Dihantam Gelombang, Warga Desa Soasio Loloda Meninggal

JAILOLO – Hujan deras disertai gelombang tinggi masih terjadi di sebagai wilayah Provinsi Maluku Utara hingga hari ini, Senin (18/7/2022). Kondisi ini kembali memakan korban, Fery Lolorie alis BU (63).

Warga Desa Soasio, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat meninggal dunia setelah jatuh dari perahu motor yang dinahkodai.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Tepatnya di perairan tanjung linggua Desa Tobaol, Kecamatan Ibu.

Baca Juga:  Tahun Ini, Dispar Pulau Morotai Prioritaskan WFC Zona ll

Kapolsek Ibu, Ipda Gian C Jumario Laapen mengatakan, menurut keterangan saksi Raisman Gaale (28) perahu motor yang juga ditumpanginya itu dalam perjalan menuju Loloda. Namun diterpa angin kencang gelombang tinggai mengakibatkan Risman dan Fery (korban) jatuh ke laut.

“Saksi Risman berhasil kembali ke perahu yang saat itu mesinnya masih hidup. Sementara korban tidak diketahui keberadaannya lagi [tenggelam],” kata Kapolsek.

Baca Juga:  Angka Kemiskinan di Halbar Menurun IPM Naik, Akademisi Nilai Kinerja Pemda Halbar Maksimal

Risman mengambil inisiatif untuk menuju ke daratan dan menelpon istri korban yang saat ini berada di Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan untuk menyampaikan kejadian tersebut.

“Berselang dua jam keluarga korban yang dari loloda datang dan mencari korban dan pada sekitar pukul 17.00 WIT korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

“Kemudian warga yang lainya datang dan membantu mengevakuasi mayat tersebut untuk dibawa ke Puskesmas Ibu,” sambungnya.

Baca Juga:  Angka Perceraian di Morotai Turun

Hingga berita ini di publish, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan pemakaman.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.