Pemda Morotai Sosialisasikan Fungsi Kartu Nelayan, Wabup: Bukan Jaminan Otomatis Dapat Bantuan

MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menggelar sosialisasi fungsi dan manfaat Kartu Nelayan kepada masyarakat nelayan di Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (14/07/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman nelayan mengenai pentingnya pendataan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pelaksanaan berbagai program di sektor kelautan dan perikanan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, mengatakan pemerintah menyadari masih banyak pertanyaan, kebingungan, bahkan keluhan dari masyarakat terkait fungsi dan pemanfaatan Kartu Nelayan.

Menurutnya, sebagian nelayan telah memiliki Kartu Nelayan, namun masih mempertanyakan mengapa kartu tersebut belum dapat dimanfaatkan sebagaimana yang diharapkan atau dijadikan syarat utama untuk memperoleh berbagai program dan bantuan pemerintah.

“Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat wajar. Karena itu Pemerintah Daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan bersama para penyuluh perikanan hadir untuk berdialog, meluruskan informasi yang keliru, sekaligus memberikan pemahaman yang benar kepada seluruh nelayan,” kata Rio.

Ia menjelaskan, Kartu Nelayan merupakan identitas resmi yang menandakan seorang nelayan telah terdaftar dalam sistem pendataan pemerintah. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, memetakan kebutuhan nelayan, memberikan perlindungan, serta melaksanakan berbagai program pemberdayaan di sektor kelautan dan perikanan.

Rio menegaskan, kepemilikan Kartu Nelayan tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai penerima bantuan pemerintah. Sebab, setiap program memiliki ketentuan, persyaratan, dan mekanisme yang berbeda sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kartu Nelayan merupakan salah satu dokumen penting dalam proses pendataan, verifikasi, dan penetapan sasaran agar berbagai program pemerintah benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh nelayan memanfaatkan forum sosialisasi tersebut sebagai ruang diskusi terbuka dengan menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, maupun kendala yang dihadapi di lapangan.

Selain itu, Rio meminta Dinas Kelautan dan Perikanan bersama seluruh penyuluh perikanan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat nelayan agar proses pendataan berjalan optimal.

Rio optimistis, apabila data nelayan semakin akurat dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat terus terjalin dengan baik, maka berbagai program pembangunan di sektor kelautan dan perikanan akan semakin tepat sasaran.

“Harapannya melalui kegiatan sosialisasi ini seluruh nelayan semakin memahami fungsi dan manfaat Kartu Nelayan serta memastikan seluruh nelayan di Pulau Morotai terdata dengan baik. Dengan demikian, berbagai program pemerintah dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan,” pungkasnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *