Tiket Wings Air Bersubsidi 50 Persen Mulai Berlaku 20 Juli, Rute Ternate–Morotai Resmi Beroperasi Dua Kali Sepekan

MALUTTIMES – Program subsidi tiket pesawat Wings Air sebesar 50 persen dari Pemerintah Kabupaten (Pemda) Pulau Morotai mulai berlaku pada 20 Juli 2026. Seiring dengan itu, maskapai Wings Air telah membuka penjualan tiket melalui platform Traveloka.

Penerbangan reguler rute Ternate–Morotai akan resmi beroperasi mulai 20 Juli 2026 dengan frekuensi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi udara di wilayah Maluku Utara, khususnya Kabupaten Pulau Morotai.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan jadwal penerbangan dari Ternate menuju Morotai akan berangkat pukul 08.50 WIT dan tiba di Bandara Leo Wattimena Morotai pada pukul 09.35 WIT.

Sementara untuk rute Morotai–Ternate, pesawat dijadwalkan lepas landas pukul 10.00 WIT dan tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate pada pukul 10.45 WIT.

“Selain membuka kembali rute Ternate–Morotai, Wings Air juga menghubungkan Morotai dengan sejumlah kota melalui jaringan penerbangan Lion Group, seperti Manado, Makassar, Jakarta, dan Surabaya dengan transit di Ternate. Penumpang dari Morotai juga dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia,” ujar Muhammad Umar Ali, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, penerbangan tersebut akan menggunakan pesawat ATR 72-500 maupun ATR 72-600 yang memang dirancang untuk melayani rute-rute regional. Setiap penumpang juga memperoleh fasilitas bagasi kabin gratis hingga 7 kilogram.

Menurutnya, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket sekaligus layanan check-in secara daring melalui aplikasi BookCabin by Lion Group, situs resmi Lion Air, maupun biro perjalanan yang bekerja sama.

“Pemesanan tiket sudah dapat dilakukan melalui aplikasi BookCabin, situs resmi Lion Air, Traveloka, serta agen perjalanan yang bekerja sama,” katanya.

Kembalinya penerbangan reguler Wings Air ke Pulau Morotai diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat, mendukung pengembangan sektor pariwisata, memperlancar aktivitas perdagangan dan bisnis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pulau Morotai dan Maluku Utara secara umum.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *