Warga Morotai Kenang Nenek Asi Lesy dalam Pentas Teater

Pemeran dalam teater ini berjumlah 15 orang, terdiri dari pelajar tingkat SMP, SMA dan Mahasiswa.

Ketua Sanggar Moro D’aloha, Ardian mengaku, teater ini sengaja dipentaskan dengan tujuan untuk menggenang jasa nenek Asi Lesy. Karena semasa hidupnya aktif dalam sanggar dan tampil dalam setiap kegiatan.

“Nenek Asi inikan nenek kami juga, karena disetiap kegiatan sanggar Moro D’aloha, setiap kami make up dan apa-apa itu selalu di rumah nenek, dan nenek selalu bantu kami,” ucapnya dengan nada sedih.

“Berapa waktu lalu (malam) di taman Kota Daruba kisah kematian sang nenek juga dipentaskan,” tambahnya.

Ardian menjelaskan, dalam teater itu tidak terfokus tentang kronologi kejadian. Melainkan hanya dibuat dalam pementasan sebagai bentuk rasa sakit yang di alami oleh pihak keluarga.

“Kalau kronologis kami tidak terlalu tahu kejadian pastinya bagaimana. Jadi kami hanya mengungkapkan kami punya rasa sakit saja. Ini merupakan inisiatif kami sendiri untuk menggenang nenek kami,” tandasnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *