B. Doa setelah bangun tidur dalam Arab, Latin, dan artinya
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
Bacaan latin: Al-hamdu li l-lahi al-ladhi ahyana ba’da ma amatana wa ilaihi-nnushur
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah mengembalikan kehidupan, mematikan kami, dan hanya kepadaNyalah kami kembali.”
Selain itu terdapat adab sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Rasulullah SAW terbiasa berwudhu dan mengibaskan kasurnya sebelum tidur kemudian membaca surat-surat pendek seperti, surat Al Ikhlas, surat Al Falaq, dan surat An Nas. Dari Aisyah RA, dia berkata:
كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ
Artinya: “Rasulullah SAW apabila hendak beranjak ketempat tidurnya setiap malam, Beliau menyatukan kedua telapak tangannya lalu meniupkan keduanya dan membacakan keduanya surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas. Kemudian beliau mengusap dengan keduanya bagian mana saja semampunya. Beliau memulainya dari atas kepala dan wajahnya serta bagian belakang dari badannya. Beliau melakukan perkara itu tiga kali.” (HR. Muslim).
Untuk adab bangun tidur, Rasulullah SAW terbiasa mengusap kantuk di wajahnya dengan tangan dalam posisi duduk. Kemudian, beliau melanjutkannya dengan membaca doa bangun tidur beserta 10 ayat terakhir surat Ali Imran hingga mulai membersihkan diri.
Artikel ini telah diterbitkan oleh detik.com














