MALUTTIMES – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkuat kesiapsiagaannya dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui langkah-langkah yang terencana, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan.
Memasuki musim kemarau, ketika risiko kebakaran meningkat di sejumlah wilayah Indonesia, NHM menempatkan isu ini sebagai perhatian serius mempertimbangkan banyaknya potensi yang dapat memengaruhi keselamatan, kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga kelangsungan operasional perusahaan.
Andri Prasetyo, HSE System Specialist NHM, mengatakan bahwa tantangan utama dalam penanganan karhutla terletak pada karakter wilayah yang luas, cuaca yang sangat terik pada siang hari, akses lokasi yang tidak selalu mudah, serta kecepatan api menyebar. Kondisi itu, menurutnya, membuat karhutla harus ditangani dengan pendekatan yang lebih sistematis.
“Karhutla tidak bisa dipandang hanya sebagai kebakaran biasa. Dalam konteks operasional tambang, dampaknya bisa berantai, mulai dari asap dan menurunnya visibilitas, meningkatnya risiko keselamatan, terganggunya aktivitas kerja, sampai potensi penghentian pekerjaan. Karena itu, kami menyiapkan respons yang terstruktur untuk menghadapinya,” ujar Andri.
NHM menerapkan pendekatan yang menggabungkan upaya preventif dan reaktif. Dari sisi pencegahan, perusahaan membangun dan memelihara buffer zone atau fire break di area yang berbatasan langsung dengan hutan atau lahan rawan terbakar. Vegetasi kering dan material mudah terbakar di area kritis juga dibersihkan secara berkala.

Selain itu, monitoring hotspot dan kondisi cuaca dilakukan secara rutin untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin.
Upaya lain yang dijalankan meliputi identifikasi area rawan berdasarkan histori kejadian, kondisi vegetasi, akses lokasi, dan cuaca; penyiapan jalur kendaraan pemadam menuju titik rawan; penyediaan sumber air dan titik pengisian; inspeksi terhadap sumber potensi api dari aktivitas perusahaan; serta peningkatan patroli pada periode risiko kebakaran tinggi.
NHM juga aktif melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada pekerja dan masyarakat sekitar. NHM juga melakukan koordinasi dengan pihak eksternal untuk memastikan penanganan karhutla berjalan sesuai prosedur dan informasi mengenai kondisi di lapangan tersampaikan dengan baik.















