Aspirasi Petani Waringin Langsung Ditindaklanjuti, Bibit dan Bantuan Air Mulai Disalurkan

MALUTTIMES – Aspirasi petani Desa Waringin, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, terkait kebutuhan bibit tanaman dan air untuk menghadapi musim kemarau langsung ditindaklanjuti Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pemda Morotai menyalurkan sejumlah bibit tanaman sesuai kebutuhan yang disampaikan petani saat hearing bersama Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai, Tamhid Bilo, mengatakan bantuan bibit yang diminta petani Desa Waringin telah direalisasikan.

“Kemarin setelah hearing warga dengan Pak Bupati, saya langsung serahkan bibit sesuai dengan permintaan petani. Bibitnya sudah dibawa pulang,” kata Tamhid, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, sepanjang 2026 bantuan bibit yang disalurkan kepada masyarakat tergolong cukup banyak. Namun, tingginya permintaan di tengah kondisi kemarau panjang membuat masih terdapat petani yang belum mendapatkan bantuan bibit.

Selain bibit, kebutuhan air untuk menyiram tanaman yang terdampak kekeringan juga langsung dikoordinasikan dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Tamhid memastikan distribusi air bagi petani yang membutuhkan telah mulai dilakukan.

“Untuk kebutuhan air, hari ini juga sudah diantarkan ke pihak petani yang membutuhkan. Damkar dan PDAM sudah mulai bergerak untuk mengantar air ke petani Waringin,” tuturnya.

Ia menambahkan, petani Desa Waringin juga akan mendapatkan bantuan sebanyak 2.500 benih kelapa Bido melalui program pemerintah pusat tahun 2026.

Bantuan tersebut saat ini masih menunggu proses penyaluran dari Balai Besar di Ambon.

“Penyalurannya tinggal menunggu dari Balai Besar Ambon,” ujarnya.

Tamhid menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut Pemkab Morotai terhadap aspirasi masyarakat, khususnya petani Desa Waringin yang terdampak musim kemarau.

Pemerintah daerah berharap dukungan berupa bibit dan pasokan air tersebut dapat membantu petani menjaga keberlangsungan tanaman serta aktivitas pertanian di tengah kondisi cuaca yang kering.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *