MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Maluku Utara dengan meraih Penghargaan Terbaik II Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota pada ajang Jamsostek Award Provinsi Maluku Utara Tahun 2026.
Penghargaan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan itu diserahkan di Sahid Bella Hotel, Ternate, Selasa (28/7/2026), dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi-Maluku, Suci Rahmad, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, serta para kepala daerah se-Maluku Utara atau perwakilannya.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai atas komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya melalui perluasan perlindungan bagi para pekerja di daerah.
Usai menerima penghargaan, Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Morotai.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh pihak dalam memastikan masyarakat pekerja memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menegaskan penghargaan tersebut tidak akan mengurangi komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja rentan.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi dan keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tetap mampu mempertahankan komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat.
“Komitmen tersebut mengantarkan Morotai meraih penghargaan sebagai salah satu pemerintah daerah yang dinilai konsisten memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan, bahkan mampu bersaing dengan Kota Ternate sebagai pusat jasa di Provinsi Maluku Utara,” kata Rusli.
Rusli menjelaskan, Kabupaten Pulau Morotai tidak mengandalkan eksploitasi sumber daya alam sebagai sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, pemerintah daerah memilih menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui perluasan perlindungan sosial, meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah.
“Komitmen pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat akan tetap dijalankan meskipun kondisi fiskal daerah sangat terbatas. Perlindungan bagi pekerja merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja di sektor formal maupun informal.
“Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai akan terus memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja yang memperoleh manfaat program jaminan sosial,” pungkasnya.
Dengan raihan Terbaik II Jamsostek Award Provinsi Maluku Utara Tahun 2026, Pemkab Pulau Morotai optimistis upaya menghadirkan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang inklusif akan terus ditingkatkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh pekerja dan keluarganya di Pulau Morotai.(iki/red)















