Morotai-Tobelo Kini Terhubung KM Dodola Express, Tiket Pesawat Juga Disubsidi

MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai terus menunjukkan komitmennya dalam membuka aksesibilitas transportasi udara dan laut guna mempercepat pemerataan ekonomi serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di daerah.

Pasca mendorong pembukaan dan subsidi penerbangan Wings Air rute Morotai–Ternate, pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Rusli Sibua kini juga membuka jalur transportasi laut Morotai–Tobelo melalui pengoperasian KM Dodola Express.

Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan kepastian akses transportasi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Untuk jalur udara, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua secara khusus meminta agar harga tiket Wings Air rute Morotai–Ternate dan sebaliknya dapat ditekan hingga berada di kisaran Rp650 ribu per penumpang melalui mekanisme subsidi pemerintah daerah.

KM Dodola Express

“Pembukaan aksesibilitas adalah kebutuhan utama Morotai sebagai kawasan ekonomi khusus dan destinasi prioritas nasional. Karena itu pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih mudah dan terjangkau,” ujar Rusli.

Menurutnya, keterjangkauan harga tiket pesawat menjadi faktor penting dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan, hingga memperkuat aktivitas ekonomi daerah.

Selain jalur udara, Pemkab Pulau Morotai juga mulai membuka akses transportasi laut melalui pengoperasian KM Dodola Express yang akan melayani rute Morotai–Tobelo setiap hari.

Rusli menjelaskan, kapal tersebut dijadwalkan berangkat dari Morotai menuju Tobelo pada pukul 09.00 WIT dan kembali dari Tobelo menuju Morotai pada pukul 14.00 WIT.

Dengan adanya jadwal tetap tersebut, masyarakat dinilai tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh kepastian transportasi menuju Morotai maupun Tobelo.

“Selama ini kalau orang mau ke Morotai masih mencari-cari transportasi karena tidak ada kepastian jadwal keberangkatan. Pemerintah daerah ingin memberikan kepastian kepada masyarakat dan pelaku usaha bahwa transportasi selalu tersedia,” katanya.

Ia mengatakan, keberadaan transportasi yang pasti dan terjadwal menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar arus barang dan jasa di Morotai.

Sementara itu, tarif KM Dodola Express direncanakan berada pada kisaran Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per penumpang. Namun, tarif tersebut masih berpotensi diturunkan apabila hasil perhitungan biaya operasional memungkinkan.

KM Dodola Express diketahui memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang dengan dukungan mesin berkekuatan 500 PK.

Kapal cepat tersebut diperkirakan mampu menempuh perjalanan Morotai–Tobelo dalam waktu kurang dari satu jam pada kecepatan normal. Sementara pada kecepatan tinggi, waktu tempuh diperkirakan hanya sekitar 30 menit.

Rusli menegaskan, pengoperasian KM Dodola Express harus dilihat sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan kepastian konektivitas kepada masyarakat serta pelaku usaha yang ingin datang dan beraktivitas di Morotai.

Ia menambahkan, konektivitas yang lancar dan terjadwal menjadi syarat penting bagi pertumbuhan kawasan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata di Morotai.

“Kalau akses transportasi tersedia setiap saat dan jadwalnya pasti, masyarakat maupun pelaku usaha tentu tidak ragu lagi datang ke Morotai,” tandasnya.

Pembukaan jalur udara dan laut tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat perputaran ekonomi masyarakat, serta mendorong Morotai menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan utara Maluku Utara.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *