MALUTTIMES – Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai menyoroti pengelolaan aset Desa Sopi, Kecamatan Morotai Jaya, setelah menemukan kejanggalan dalam pemeriksaan anggaran desa tahun 2024 hingga 2025.
Dalam audit yang dilakukan dengan metode uji petik selama dua hari di lapangan, Inspektorat menemukan satu unit kendaraan dinas roda dua yang dibelanjakan menggunakan anggaran desa, namun tercatat atas nama pribadi Kepala Desa (Kades) Sopi, Hisbul Der.
Temuan tersebut terungkap saat tim audit Inspektorat Pulau Morotai yang dipimpin Abdul Halik Soleman melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap belanja fisik dan nonfisik Desa Sopi.
“Pada tahun anggaran 2024 terdapat belanja fisik berupa tiga unit kendaraan dinas, yakni satu unit mobil pick-up dan dua unit sepeda motor,” ujar Ketua Tim Audit Desa Sopi, Abdul Halik Soleman, Kamis (15/1/2025).
Ia menjelaskan, dari tiga unit kendaraan tersebut, satu unit mobil pick-up tercatat atas nama desa, satu unit sepeda motor jenis Satria yang diperuntukkan bagi Ketua BPD juga tercatat atas nama desa. Namun, satu unit sepeda motor jenis Kawasaki yang digunakan oleh Kades justru tercatat atas nama pribadi.
“Ini yang menjadi persoalan. Jika belanja barang menggunakan anggaran desa, maka tidak dibenarkan dicatat atas nama pribadi. Seharusnya seluruh aset tersebut atas nama pemerintah desa,” tegas Abdul Halik.
Menurutnya, kondisi tersebut dinilai sebagai kejanggalan administrasi pengelolaan aset desa dan berpotensi menjadi temuan resmi apabila tidak segera ditindaklanjuti.
“Kami memberikan waktu selama 10 hari kepada pemerintah desa untuk menyelesaikan persoalan ini. Jika melewati batas waktu yang ditentukan, maka akan kami rekomendasikan sebagai temuan dalam laporan hasil pemeriksaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Sopi, Hisbul Der, saat dikonfirmasi mengakui adanya temuan Inspektorat terkait kendaraan dinas tersebut. Ia berjanji akan segera menyelesaikan administrasi kepemilikan kendaraan dimaksud.
“Saat ini sedang dalam proses pengurusan balik nama STNK di Samsat. Saya upayakan dua hari ke depan sudah bisa diselesaikan,” pungkasnya.(iki/red)










