“Jangan sampai setelah dilantik kemudian tidak ada kegiatan. Pelantikan ini harus menjadi awal untuk bekerja dan menjalankan program-program organisasi,” tegasnya.
Rusli menyambut baik komitmen DPC GAMKI Morotai untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia memastikan Pemda tetap membuka ruang komunikasi terhadap berbagai masukan yang disampaikan secara proporsional dan konstruktif.
Ia berharap GAMKI dapat mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus penggerak persatuan, perdamaian, dan pembangunan di Kabupaten Pulau Morotai.
Dalam pelantikan tersebut, Refly R. Lahengking resmi dipercaya sebagai Ketua DPC GAMKI Kabupaten Pulau Morotai Masa Bakti 2026–2029. Ia didampingi Ordan Pagama sebagai Sekretaris bersama jajaran pengurus lainnya.
Usai dilantik, Refly menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan mengedepankan dialog dan kolaborasi dalam menyikapi berbagai persoalan di daerah.
Menurutnya, demonstrasi tidak selalu menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan. Karena itu, GAMKI Morotai akan lebih mengutamakan komunikasi dan dialog dengan berbagai pihak.
“Zaman sekarang bukan lagi masanya kita berkompetisi, tetapi era kolaborasi. Karena itu, saya berkomitmen selama masa kepemimpinan saya tidak akan melakukan demo, tetapi mengedepankan dialog, karena kita demo juga tidak akan menyelesaikan masalah,” ujarnya.
Refly mengatakan DPC GAMKI Pulau Morotai siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam mendukung program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.














