MALUTTIMES – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Kamis (13/02/2026).
Kunjungan tersebut dalam rangka konsultasi dan pembahasan peningkatan pengawasan terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di wilayah Halmahera Timur. Komisi II didampingi Sekretaris DPRD Haltim, Gamal Sararik.
Sekretaris Komisi II DPRD Haltim, Bahmit Djafar, mengatakan kunjungan kerja ini bertujuan membahas sejumlah persoalan yang terjadi di Halmahera Timur, khususnya terkait keberadaan tenaga kerja asing.
“Pembahasan pertama menyangkut tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah Haltim, kemudian fungsi pengawasan Imigrasi terhadap tenaga kerja asing di sejumlah perusahaan,” kata Bahmit.
Ia menjelaskan, dalam diskusi tersebut pihak Imigrasi Tobelo menyampaikan bahwa kewenangan penerbitan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) berada di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Meski demikian, kami menyarankan agar pihak Imigrasi lebih meningkatkan pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah Halmahera Timur,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Mito ini menambahkan, saat ini PT Feni Haltim masih dalam tahap pembangunan. Ke depan, ketika pabrik mulai beroperasi, jumlah tenaga kerja asing diperkirakan akan meningkat sehingga pengawasan perlu diperketat.
“Komisi II juga akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh tenaga kerja asing memiliki IMTA. Karena IMTA ini berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga tenaga kerja asing wajib memiliki izin resmi dari Kemenaker,” tegasnya.
Selain itu, Komisi II juga menyampaikan saran kepada pihak Imigrasi Tobelo terkait pelayanan paspor dan visa, mengingat setiap tahun Pemerintah Daerah Halmahera Timur memberangkatkan jamaah haji dan umrah.
“Kami meminta agar pelayanan paspor dan visa bisa lebih dekat ke masyarakat, khususnya jamaah haji dan umrah. Alhamdulillah, pihak Imigrasi merespons dengan baik dan hampir setiap tahun membuka pelayanan di Halmahera Timur. Kami mengapresiasi langkah tersebut,” tandas Bahmit.(raf/red)










