MALUTTIMES – Kepala Desa (Kades) Sopi, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Isbul Der, terancam mengembalikan uang ratusan juta rupiah setelah Inspektorat menemukan dugaan penyalahgunaan anggaran desa.
Temuan tersebut diperoleh setelah Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai melakukan audit terhadap penggunaan anggaran Desa Sopi pada tahun anggaran 2024 hingga 2025 saat kepemimpinan yang bersangkutan.
Ketua Tim Audit Desa Sopi, Abdul Halik Soleman, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung di desa serta meminta keterangan dari kepala desa dan pihak terkait.
“Kami sudah melakukan audit langsung ke desa dan meminta keterangan dari kades serta pihak terkait. Dari hasil audit ditemukan dugaan penyalahgunaan anggaran desa dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah,” kata Abdul Halik Soleman, Senin (09/03/2026).
Ia menjelaskan, temuan dengan nilai terbesar berasal dari anggaran tahun 2025 yang mencapai ratusan juta rupiah, sementara untuk tahun 2024 nilainya mencapai puluhan juta rupiah.
Menurutnya, anggaran tersebut dijadikan temuan karena kepala desa tidak mampu melengkapi bukti administrasi penggunaan anggaran, termasuk bukti belanja.
“Dijadikan temuan karena kades tidak mampu menyelesaikan bukti administrasi, salah satunya bukti belanja,” ujarnya.
Inspektorat juga menilai kepala desa tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut meski telah diberikan kesempatan.
Ia menyebutkan, pada 15 Februari 2026 pihaknya telah melayangkan surat kepada kepala desa terkait pernyataan temuan hasil pemeriksaan dan memberikan waktu selama lima hari untuk menyelesaikan temuan tersebut.
“Namun yang bersangkutan tidak datang dengan alasan sedang menjalankan puasa,” katanya.
Karena batas waktu yang diberikan telah berakhir dan kepala desa tidak hadir untuk memberikan klarifikasi, Inspektorat menilai yang bersangkutan menyetujui temuan hasil audit tersebut.
“Saya sudah berkoordinasi dengan pimpinan, dan diputuskan kades harus mengembalikan uang ratusan juta rupiah yang dianggap bermasalah,” pungkasnya.(iki/red)













