MALUTTIMES – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, menggelar Rapat Paripurna ke-II di Ruang Sidang DPRD Haltim, Senin (02/02/2026).
Rapat Paripurna tersebut digelar dalam rangka penyerahan rekomendasi hasil reses dari 20 anggota DPRD Haltim yang terakumulasi dari masing-masing daerah pemilihan (dapil). Aspirasi masyarakat yang dihimpun mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga peningkatan pelayanan publik.
Menanggapi hasil reses DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfat, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah akan segera melaksanakan kick off meeting perencanaan serta pembahasan Rencana Anggaran Biaya (RAB) manual sebagai tahapan awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
“Dalam pembahasan RKPD 2027 nanti, seluruh hasil reses DPRD akan dimasukkan dan dipetakan sesuai dengan masing-masing dapil,” ujar Ricky.

Namun demikian, Ricky menegaskan bahwa tidak semua usulan hasil reses dapat langsung diakomodir. Pemerintah Daerah akan menyesuaikan setiap usulan dengan kondisi faktual, skala prioritas pembangunan, serta kemampuan keuangan daerah.
“Tidak semua hasil reses harus dipenuhi. Jika semuanya diakomodir tanpa seleksi, justru dapat menimbulkan kerancuan. Misalnya satu desa mengusulkan ambulans, maka desa lain tentu akan menuntut hal yang sama,” jelasnya.
Meski begitu, Pemkab Halmahera Timur memastikan sebagian besar aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD akan tetap ditindaklanjuti, sepanjang sejalan dengan visi dan misi Bupati serta masuk dalam draf RKPD 2027.
Ricky juga mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah usulan hasil reses yang bersifat mendesak dan perlu segera dimasukkan dalam perencanaan pembangunan daerah. Sementara usulan lainnya yang membutuhkan kajian lebih mendalam akan dibahas bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Yang bersifat urgensi pasti kita masukkan. Sedangkan yang membutuhkan pertimbangan lebih lanjut, akan kita diskusikan bersama OPD agar hasilnya tepat sasaran,” pungkasnya.(raf/red)










