MALUTTIMES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua terus berupaya menarik minat kunjungan ke daerah yang berada di bibir Pasifik dan dikenal kaya destinasi pariwisata itu.
Sejumlah agenda berskala daerah mulai disiapkan, di antaranya kegiatan Fun Run yang tahapannya telah berjalan. Selain itu, Kabupaten Pulau Morotai juga resmi terpilih sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Popda) ke-XII Provinsi Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026 mendatang.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pulau Morotai saat ini tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan penunjang pelaksanaan Popda.
Sekretaris Dispora Pulau Morotai, Yanto A. Gani membenarkan penunjukan Morotai sebagai tuan rumah Popda. Ia mengatakan, pusat kegiatan Popda nantinya akan dipusatkan di tiga lokasi, yakni Water Front City Zona I, GOR SMP Negeri I Morotai, dan Lapangan Bagsaha Morotai.
“Ini menjadi satu nilai poin penting yang patut diapresiasi, karena Morotai baru pertama kali menjadi tuan rumah Popda. Ini adalah peluang besar bagi daerah. Oleh karena itu, kami proaktif bekerja sama dengan panitia tingkat provinsi,” ujar Yanto, Kamis (08/12/2025).
Menurutnya, Morotai dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai lebih siap dibandingkan daerah lain. Selain itu, pelaksanaan Popda diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Warga dari luar Morotai yang datang tentu akan berdampak baik bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha seperti UMKM, baik sektor kuliner maupun pariwisata,” ucapnya.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, lanjut Yanto, sejumlah fasilitas pendukung seperti penginapan bagi kontingen dan pengunjung juga menjadi perhatian utama.
Ia berharap dukungan penuh dari Pemkab dan masyarakat agar para tamu yang datang selama kurang lebih satu pekan dapat terlayani dengan baik dan merasa nyaman.
“Untuk kesiapan venue sudah hampir 90 persen. Saat ini masih dilakukan pemeliharaan dan revitalisasi ring tinju karena sudah lama tidak digunakan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi Dispora Pulau Morotai, Zulkifli Kamal menjelaskan, Popda XII 2026 dikhususkan bagi atlet pelajar dengan delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
“Cabang olahraga yang akan dihelat antara lain tinju, karate, pencak silat, bulu tangkis, voli, sepak bola, basket, dan atletik,” jelasnya.
Untuk cabang atletik, kata Zulkifli, saat ini baru mencakup nomor lari dan lempar. Namun pihaknya masih berkoordinasi dengan provinsi untuk kemungkinan penambahan nomor lompat.
“Beberapa bulan lalu kami sudah menyurat ke seluruh cabang olahraga, sekolah-sekolah, dan para pelatih. Jadi mereka sudah mulai melakukan persiapan menghadapi Popda,” tambahnya.
Terkait venue pertandingan, Dispora Morotai juga telah melakukan survei bersama pihak provinsi. Hampir seluruh venue dinyatakan siap, kecuali venue atletik.
“Untuk atletik, sudah dibuka lahan di Desa Dehegila, bekas lapangan sepak bola. Mudah-mudahan bisa segera dibangun. Secara umum, kesiapan venue sudah aman,” pungkasnya.(iki/red)









