MALUTTIMES – Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindakop-UKM) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Athi, menegaskan tidak ada kepentingan apa pun di balik kunjungannya bersama sejumlah staf ke rumah seorang pengusaha lokal yang tengah menjalani proses hukum terkait kasus pengurangan takaran Minyak Kita.
Penegasan tersebut disampaikan Athi untuk meluruskan pemberitaan salah satu media online yang menulis kunjungan itu tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu.
Athi menyayangkan sikap wartawan yang mengambil foto dari status WhatsApp pribadinya, lalu menjadikannya bahan pemberitaan tanpa konfirmasi.
“Foto itu diambil dari story WhatsApp saya, kemudian dijadikan berita tanpa konfirmasi. Padahal, dalam etika jurnalistik, konfirmasi itu wajib,” kata Athi, Jumat (26/12/2026).
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut murni sebagai bentuk silaturahmi dalam momentum perayaan Natal bagi umat Nasrani, sekaligus menjaga hubungan baik dengan mitra kerja, tanpa ada maksud lain.
“Kami hanya bersilaturahmi dalam suasana Natal. Tidak ada kepentingan apa pun di balik kunjungan itu,” tegasnya.
Menurut Athi, silaturahmi tersebut juga tidak direncanakan. Ia bersama staf Disperindakop-UKM hanya kebetulan melintas di jalan, lalu diajak singgah oleh pengusaha yang bersangkutan.
“Bukan hanya ke rumah pengusaha itu saja. Kami juga singgah ke beberapa keluarga umat Nasrani. Kebetulan lewat, lalu dipanggil untuk singgah,” jelasnya.
Ia menambahkan, tradisi saling bersilaturahmi saat hari besar keagamaan merupakan hal yang lumrah dan juga sering dilakukan pada perayaan hari besar umat Muslim.
“Hal seperti ini juga biasa kita lakukan saat hari raya umat Muslim. Kita menerima tamu yang datang bersilaturahmi,” ujarnya.
Terkait isu pemberian amplop yang turut disorot dalam pemberitaan tersebut, Athi menegaskan hal itu diterima oleh seluruh tamu yang hadir, bukan hanya dirinya dan staf Disperindakop-UKM.
“Yang hadir saat itu banyak. Jadi kalau disebut ada amplop, itu bukan hanya kami, tapi semua tamu yang datang,” pungkasnya.(iki/red)










