“Karena bahaya juga kalau orang tua wali murid mengaduh ke pihak polisi,” sambung Rifai.
Sekedar informasi, pungutan uang seragam ini sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan bersama antara Kepsek aktif Julaiha Duwil dengan mantan Kepsek Sulaiman pada pekan lalu.
Rapat itu dilaksanakan atas permintaan orang tua siswa untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Sebab, hingga hari ini seragam yang dijanjikan tak kunjung datang.
Kepsek Julaiha Duwila saat dihubungi menuturkan, sudah memerintahkan bawahannya untuk menyampaikan hal ini kepada Sulaiman.
Sebab, selain masalah uang seragam, rapor pendidilan siswa kelas 1 dan 2 hingga sekarang juga belum diberikan.
“Saya hanya jalankan tugas. Tanggung jawab saya adalah bagaimana mendatangkan seragam olahraga untuk anak-anak para siswa-siswi. Masa uang sebanyak itu saya mau tanggung jawab. Bukan saya yang ambil uang siswa kan, dan kalo saya mau ambil alih itu semuanya saya ambil uang dari mana kemana dulu,” ujarnya.(tem)