Merawat Nilai Kemanusiaan, ANTAM Berbagi Kasih untuk Kelompok Rentan di Bangul dan Tukur-Tukur

MALUTTIMES – Pembangunan berkelanjutan tidak semata diukur dari pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai kemanusiaan terus dirawat dan dijaga. Berangkat dari kesadaran tersebut, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTAM) UBPN Maluku Utara melaksanakan kegiatan Berbagi Kasih bagi kelompok rentan di Jemaat Bangul dan Tukur-Tukur, Kabupaten Halmahera Timur.

Kegiatan ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti lanjut usia (lansia), keluarga prasejahtera, serta kelompok rentan lainnya. Melalui program ini, ANTAM menegaskan bahwa kehadiran perusahaan di wilayah operasional harus sejalan dengan kepedulian nyata terhadap kondisi sosial masyarakat.

Comdev Work Unit Head PT ANTAM Tbk. UBPN Maluku Utara, Krisno Budiharto, mengatakan bahwa keberlanjutan bagi ANTAM tidak hanya berbicara soal ekonomi dan lingkungan, tetapi juga menyangkut dimensi kemanusiaan.

“Bagi ANTAM, keberlanjutan juga berarti menjaga nilai-nilai kemanusiaan agar tetap hidup. Melalui kegiatan Berbagi Kasih ini, kami ingin hadir lebih dekat dan berbagi perhatian dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Krisno, Selasa (30/12/2025).

Ia menegaskan, program tersebut tidak dimaknai semata sebagai penyaluran bantuan, melainkan sebagai upaya memperkuat ikatan sosial dan solidaritas kemanusiaan antara perusahaan dan masyarakat. Pendekatan ini menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang tumbuh bersama.

Menurut ANTAM, penguatan kohesi sosial merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di sekitar wilayah operasional. Nilai empati, kepedulian, dan kebersamaan dinilai mampu menciptakan stabilitas sosial serta membangun kepercayaan masyarakat sebagai modal sosial jangka panjang.

“Hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat dibangun dari rasa saling percaya dan kepedulian. Itulah yang terus kami upayakan agar kehadiran ANTAM benar-benar memberi makna bagi kehidupan sosial masyarakat sekitar,” tambahnya.

Kegiatan Berbagi Kasih ini juga sejalan dengan komitmen ANTAM dalam mengintegrasikan aspek sosial ke dalam agenda keberlanjutan perusahaan. Di tengah berbagai program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, perhatian terhadap kelompok rentan menjadi pengingat bahwa pembangunan harus senantiasa berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, ANTAM menegaskan perannya sebagai mitra masyarakat yang tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga turut merawat harapan dan martabat manusia. Dari Bangul dan Tukur-Tukur, semangat kepedulian ini diharapkan terus menyebar dan memperkuat solidaritas sosial di Maluku Utara.(raf/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *