Kalbi Rasyid Optimis Tahun 2024 Dispar Morotai Dapat Kucuran Dana Pengembangan Pariwisata

MALUTTIMES – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai, Kalbi Rasyid optimis di tahun 2024 mendatang Dispar Morotai, Provinsi Maluku Utara bakal mendapatkan kucuran dana yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengembangan parawisata.

“Alhamdulillah 2024 bakal dibantu oleh 16 lembaga Kemetrian untuk perencanaan dokumen ITMP (atau rencana induk pariwisata terpadu),” ujarnya, Selasa (25/07/2023).

Sampai sekarang belum diketahui pasti besaran dana yang akan didapat, karena masih dalam proses verifikasi di Kementerian Pariwisata RI.

Baca Juga:  BNN Maluku Utara Musnahkan Babuk Sabu dan Ganja

“Anggaran yang kita usulkan lumayan banyak, karena kita melihat beberapa tempat wisata yang itu bisa kita kembangkan, sambil memperbaiki fasilitas yang ada, dan kemudian penyediaan beberapa fasilitas,” kata Kalbi.

Fasilitas yang dibangun bisa dijadikan tempat komunitas untuk beraktivitas. Karena di Morotai diketahui sudah banyak komunitas salah satunya komunitas sanggar. Hanya saja mereka belum memiliki tempat untuk beraktivitas.

“Sehingga kita coba usulkan juga di DAK tahun 2024 mendatang, agar sanggar-sanggar ini nanti bisa ditampung,” ujarnya.

Baca Juga:  Musrenbang Kecamatan Lede Digelar, Warga Tiga Desa Usul Perluasan Wilayah

Ia mengemukanan bahwa, fokus pengembangan pariwisata masih terfokus di pusat ibukota kabupaten. Semua aspek parawisata dikaji, mulai dari aspek fisik, sosial, ekonomi, budaya, dan sejarah

“Kita ingin benahi dan ini juga sesuai dengan perencanaan yang kita lakukan untuk tahun-tahun mendatang. Sebab, beberapa waktu yang lalu Kementerian Pariwisata memberikan dukungan dalam bentuk mendesain perencanaan 25 tahun untuk pariwisata di Pulau Morotai,” terangnya.

Baca Juga:  Musrenbang RKPD 2025 Pulau Taliabu Bahas Lima Isu Strategis

“Itulah yang tertuang didalam ITMP yang nantinya menjadi acuan bagi 16 lembaga Kementerian untuk mensport Morotai dari aspek pembiayaan. Sehingga kami sangat bersyukur karena mungkin di Provinsi Maluku Utara hanya Morotai salah satunya yang dibantu oleh Kementerian dalam proses dokumen perencanaan ITMP,” sambungnya.

“Informasi yang saya dapat dari Kementerian Pariwisata bahwa ini menjadi acuan bagi 16 Kementerian lembaga di Pusat untuk mensuport Morotai dalam bentuk program,” tutupnya.(iki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.