Cerita Febrian Saputra, Siswa Magang yang Selamat dalam Peristiwa Tenggelamnya Kapal LCT Battiwakal Permai

MALUTTIMES – Pristiwa nahas yang menimpa 11 anak buah kapal LCT Battiwakal Permai yang teggelam dihantam badai di laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara menyisakan cerita pilu dari seorang siswa magang. Dia adalah Febrian Saputra (19), siswa Siswa SMK Pelita Bahari Bitung.

Febrian adalah satu dari 9 ABK yang selamat dalam peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut alat berat itu pada Senin (3/4/2023). Dia bersama 8 ABK lainnya berhasil selamat menggunakan perahu karet selama 5 hari terombang ambing di laut. Lalu ditemukan oleh nelayan asal Pulau Morotai. Kini mereka telah dipulangkan ke Manado.

“Awalnya saya sangat panik, tapi karena melihat teman-teman tidak panik, saya juga kuatkan hati agar tidak panik,” ucap Febrian kepada maluttimes, Sabtu (15/4/2023) malam.

Baca Juga:  Sekolah Swasta di Morotai Dapat Dana untuk Membangun, Cek Disini

Sebagai ABK yang berstatus sebagai anak magang yang sedang menimba ilmu perkapalan, ia sangat bersukur karena selamat dari maut dan menggap pristiwa yang dialaminya sebagai pengalaman yang tidak akan dilupakan seumur hidupnya.

“Saya magang selama satu tahun, tapi magang di kapal dari bulan Desember 2022. Kalau dihitung baru empat bulan,” kata Febrian.

Baca Juga:  LKPD Unaudited Pemda Halbar Resmi Diserahkan Ke BPK RI

Pristiwa yang dialaminya ini sudah sampai ke telinga kedua orang tuanya dan pihak sekolah. Bahkan keduanya orang tuanya sangat sedih, setelah mendengar kapal tempat ia menimba ilmu tenggelam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.