Gelar Pemilihan Kades PAW Desa Sumber Makmur, Begini Harapan Tokoh Pemuda Gane Timur

MALUTTIMES – Dalam rangka menyelamatkan roda pemerintahan dan kelangsungan pembangunan Desa, Pemerintah Kecamatan Gane Timur Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menggelar pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Sumber Makmur, Jumat (03/01/2023).

Pemilihan Kepala Desa PAW Desa Sumber Makmur yang digelar di Balai Pertemuan Desa itu dipimpin langsung oleh Kepala Kecamatan Gane Timur Jais Hi. Ishak dan dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sumber Makmur serta masyarakat setempat.

Amatan maluttimes.com, pemilihan Kepala Desa PAW itu diikuti oleh tiga orang Calon yaitu, Sutopo nomor urut 01, Anto nomor urut 02 dan Intan Permana nomor urut 03, sementara dalam pemilihan yang dihadiri oleh 152 orang jiwa pilih itu dimenangkan oleh calon nomor urut 01 dengan komposisi suara sebanyak 103 suara.

Baca Juga:  AJM Bersih-bersih Pantai Pulau Dodola

Kebijakan Pemerintah Kecamatan Gane Timur ini mendapat sorotan dari Tokoh Pemuda Gane Timur Asrul Lamunu, menurut Asrul, Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu Desa Sumber Makmur yang dimediasi oleh Pemerintah Kecamatan itu merupakan langkah positif yang diambil.

Asrul Lamunu yang juga sebagai Sekretaris Umum Front Pemuda Peduli Gane (FP2G) ini menilai langkah Pemerintah Kecamatan sangat tepat walaupun dalam perangkat kesiapan dan syarat pemilihan melenceng dari regulasi yang diatur baik UU Desa Nomor 6 tahun 2014 dan Permendagri Nomor 112 tahun 2014 tenteng Pemilihan Kepala desa.

Baca Juga:  Sejumlah Fasilitas Wisata Pulau Dodola Rusak, Perlu Dibenahi

“Harapan saya semoga langkah Camat Gane Timur ini dapat direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten, jangan hanya sebatas penyedap telinga,”cetus Asrul

Ketua Ikatan Alumni Antropologi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate ini menegaskan, wilayah Transmigrasi khususnya Desa Sumber Makmur harus diperhatikan secara serius, pasalnya pasca meninggalnya Kepala Desa mendiang Ari Korompis, Desa Sumber Makmur dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan dan tidak bertanggung jawab.

“Kalau dilihat-lihat dalam beberapa bulan terakhir ini, Desa Sumber Makmur hanya dijadikan lahan politik oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, mengorbankan masyarakat yang pada akhirnya proses pembangunan, pemberdayaan, dan kesejahteraan rakyat terhenti,”kata Asrul kesal dengan nada kesal.

Baca Juga:  Sekolah Swasta di Morotai Dapat Dana untuk Membangun, Cek Disini

Asrul bahkan memberikan ultimatum kepada pemerintah kecamatan untuk menunggu hasil dari pemilihan PAW tersebut, dirinya menegaskan jika pemilihan kepala desa PAW yang dimediasi oleh pemerintah kecamatan itu tidak membuahkan hasil dari pihak pemerintah kabupaten maka dirinya akan mengkonsolidasikan masyarakat untuk menduduki kantor Kecamatan.

“Kami menunggu hasil Pemilihan PAW, jika tidak ada hasil dari pemerintah kabupaten, maka langkah protes aksi massa menjadi alternatif, saya bersama masyarakat akan menduduki kantor Kecamatan,”tandasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.