Hadiri Acara CBP Rupiah 2023, Walikota Ternate: Masyarakat Kita Tidak Mau Lagi Menerima Uang Koin

MALUTTIMES – Rupiah ini tidak sekedar sebuah mata uang, tetapi sebagai salah satu dari alat perekat banggsa selain bahasa.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Ternate Dr. M. Tauhid Soleman, saat memberikan sambutan di acara kick off Cinta Bangga Paham (CBP)
Rupiah 2023, bertempat Ballroom Royal Resto Ternate, Rabu (25/1/2023).

“Oleh karena itu yang hadir pada kesempatan ini dari semua kalangan mengikuti kick off ini semestinya kita harus bangga. Saya sedikit menyampaikan kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Maluku Utara dan bank lainya. Bahwa kadang kala kita temui di lapangan, temui di pasar masyarakat kita tidak mau lagi menerima uang koin ini menjadi persoalanya seakan-akan bahwa daerah kita ini tidak menerima uang koin. Padahal, uang kecil masih berlaku. Daerah lain masih menerima tetapi kita disini kadang kala mohon maaf uang kecil tidak diterima,” jelas Tauhid.

Baca Juga:  Lapangan Kerja Sulit, Tiap Tahun Ratusan Warga Morotai Pilih Merantau

Dia berharap dengan kegiatan seperti ini secara terus-menerus tersosialisasi oleh perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara agar semua lebih bangga lagi terhadap mata uang rupiah.

Sementra itu, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI), Marlison Hakim menjelaskan, kick off ini adalah salah satu rangkaian dari kegiatan besar kita.

“Hari ini Ternate memulai, minggu depan sampai akhir Desember kita melakukan edukasi sangat beragam kepada guru, budayawan,” kata Marlison.

Baca Juga:  Besok, Polisi Autopsi Jenazah NS yang Meninggal di Desa Rahmat Morotai

Ia mengatakan kegiatan ini dilanjutkan dengan talkshow bersama anak mudah, budayawan, sejarawan menggali soal uang dari sisi sejarah dan Maluku Utara dan Kota Ternate.

“Kita melakukan training pada guru-guru, karena dari guru ini mengajarkan kepada anak-anak harus tahu tentang sejarah, harus tahu jangan sampai lupa sejarahnya,” ucapnya.(tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.